TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Debit air di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, kembali menunjukkan kenaikan signifikan pada Selasa (19/5/2026) pagi.
Berdasarkan pantauan BPBD Nunukan pukul 07.32 WITA, tinggi muka air (TMA) kini mencapai 3,60 meter atau naik 20 sentimeter dibandingkan kondisi pada sore sebelumnya, yang berada di angka 3,40 meter.
Kenaikan ini membuat permukaan air kini sudah melampaui batas normal hingga 60 sentimeter.
Baca juga: Update Banjir Nunukan: Lumbis Berangsur Normal, Air Sungai Sembakung Turun 2 Meter
Kepala Sub Bidang Penyelamatan BPBD Nunukan, Hasanuddin, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan, karena debit air masih berpotensi bertambah.
“Air masih mengalami kenaikan.
Kondisi normal berada di angka 3 meter, sedangkan pagi ini sudah mencapai 3,60 meter,” ujarnya kepada TribunKaltara.com, Selasa (19/5/2026).
Meski banjir mulai terjadi di sejumlah titik, aktivitas masyarakat di Kecamatan Sembakung dilaporkan masih berjalan normal.
Sementara itu, kondisi cuaca pagi ini terpantau cerah berawan dengan suhu 29 derajat Celsius.
Kecepatan angin berada di kisaran 2,1 kilometer per jam dari arah barat laut.
BPBD Nunukan mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan kembali turun dalam intensitas tinggi.
Pasalnya, kenaikan debit air dalam waktu singkat dikhawatirkan bisa memicu meluasnya genangan di wilayah terdampak.
Baca juga: Breaking News, Banjir Kiriman dari Perbatasan Malaysia Rendam 4 Kecamatan di Nunukan Kaltara
(*)
Penulis: Fatimah Majid