BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN-SMAN 2 Banjarmasin mulai mempersiapkan SPMB (Sitem Penerimaan Murid Baru) 2026, dengan kembali membuka dua jalur penerimaan siswa baru, yakni SMPB reguler dan KKO (Kelas Khusus Olahraga).
Kepala SMAN 2 Banjarmasin, Muhdi Harto, M.Pd, saat ditemui Selasa pagi (19/5/2026) menyampaikan, bahwa pihaknya telah menyiapkan panitia dan sedang menyusun SOP khusus sekolah agar pelayanan penerimaan siswa baru berjalan prima.
“Kami SMAN 2 Banjarmasin ini ada 2 jenis penerimaan yang pertama itu ada yang namanya KKO (Kelas Khusus Olahraga) kemudian ke dua itu yang reguler yaitu SPMB,” ujar Muhdi Harto.
Untuk jalur KKO, pendaftaran akan berlangsung pada 2–4 Juni 2026 dengan kuota sekitar 40 siswa. Seleksi dilakukan melalui penilaian sertifikat kejuaraan sebesar 60 persen, nilai rapor 20 persen, serta tes kebugaran 20 persen.
Sertifikat yang berjenjang dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional akan mendapat nilai lebih tinggi.
Baca juga: SMAN 3 Banjarmasin Mulai Sosialisasikan SPMB 2026, Kenalkan Ekskul Jurnalistik
Baca juga: Lowongan Kerja Alfamart Terbaru, Buka Banyak Posisi Kerja untuk Tamatan SMA hingga S1
“KKO adalah kelas khusus olahraga yang akan dites bagi para pendaftar adalah bakat, bakat olahraga. Semi atlet bisa disebut,” jelas Muhdi.
Sementara itu, jalur SPMB reguler akan dibuka pada 22–24 Juni 2026 dengan kuota penerimaan 396 siswa yang terbagi ke dalam 11 kelas. Empat jalur disiapkan untuk reguler, yakni domisili dengan kuota 35 persen, prestasi akademik 15 persen, prestasi non-akademik 15 persen, afirmasi 30 persen bagi siswa tidak mampu, penerima bantuan, berkebutuhan khusus, dan cerdas istimewa, serta jalur mutasi orang tua sebesar 5 persen.
“Untuk reguler ini ada 4 jalur. Nanti ada jalur yang namanya domisili yaitu tempat tinggal dengan 35 persen kuotanya, yang ke-dua ada jalur prestasi akademik 15?n non akademik 15 % , kemudian ada jalur Afirmasi seperti siswa yang tidak mampu, penerima bantuan, berkebutuhan khusus dan cerdas istimewa sebanyak 30 % , kemudian 5 % untuk jalur Mutasi orang tua,” papar Muhdi.
Selain itu, sekolah juga tetap akan menyiapkan posko informasi untuk membantu orang tua yang mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran anaknya.
“Jadi, kami di sekolah nanti bikin juga posko informasi, untuk informasi kalau ada yang kesulitan bagi orang tua yang bingung. Nah, itu bisa saja datang, jadi hampir semua sekolah pasti ada itu posko,” tambahnya.
Dengan persiapan matang mulai dari pembentukan panitia hingga penyusunan SOP, SMAN 2 Banjarmasin berharap penerimaan siswa baru tahun ini berjalan lancar, tertib, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.
"Semua sekolah sama, mudah-mudahan nanti juga di SPMB ini menghasilkan siswa semua turut terpenuhi harapan sekolahnya, tidak ada lagi angka anak yang tidak sekolah," kata Kepala SMAN 2 Banjarmasin, Muhdi Harto, M.Pd.
(Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)