Pendanaan Program MBG Terus Dikuliti Purbaya, Anggaran Kembali Dipangkas Demi Selamatkan APBN
jonisetiawan May 20, 2026 06:38 AM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah pemerintah mengumumkan rencana efisiensi anggaran lanjutan.

Di tengah besarnya kebutuhan pembiayaan program prioritas nasional tersebut, pemerintah mengaku tengah melakukan pembenahan menyeluruh agar penggunaan dana bisa lebih efektif dan tepat sasaran.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, hingga akhir April 2026 realisasi anggaran MBG telah mencapai Rp75 triliun atau sekitar 22,4 persen dari total kebutuhan program.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026).

Baca juga: Garansi Menkeu Purbaya Pastikan Anggaran MBG Tak Bebani Negara: Defisit Kita Aman di Bawah 3 Persen

Pemerintah Siapkan Efisiensi Baru

Menurut Purbaya, pemerintah akan kembali melakukan penghematan anggaran pada program MBG sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Penghematan-penghematan tertentu sesuai ketentuan Presiden sehingga dana BGN bisa dipakai lebih efisien. Nanti ada penghematan lebih lanjut,” kata Purbaya.

Ia menjelaskan, sebelumnya pemerintah sudah lebih dulu memangkas kebutuhan anggaran program tersebut.

Anggaran MBG Sudah Dipangkas dari Rp335 Triliun

Awalnya, kebutuhan anggaran MBG disebut mencapai Rp335 triliun. Namun setelah dilakukan efisiensi tahap awal, anggaran itu berhasil ditekan menjadi Rp268 triliun.

Meski demikian, Purbaya belum menjelaskan secara rinci bentuk efisiensi tambahan yang akan dilakukan pemerintah dalam waktu dekat.

Ia hanya memastikan langkah tersebut dilakukan agar program tetap berjalan optimal tanpa membebani keuangan negara secara berlebihan.

POLEMIK MBG - (Ilustrasi) Pemilik dapur MBG di Ponorogo sunat budget menu dari Rp10 ribu menjadi Rp6.500 per porsi. Kepala SPPG turut menerima intimidasi jika tidak menuruti keinginan pemilik dapur MBG tersebut.
POLEMIK MBG - Pemerintah akan kembali melakukan efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar penggunaan dana menjadi lebih efektif sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.. (Instagram @badangizinasional.ri)

Hampir 62 Juta Orang Sudah Terima MBG

Purbaya mengungkapkan, hingga akhir April 2026 jumlah penerima manfaat program MBG telah mencapai 61,96 juta orang.

Program tersebut saat ini juga didukung oleh 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah.

Angka tersebut menunjukkan skala besar program MBG yang kini menjadi salah satu proyek sosial terbesar pemerintahan Presiden Prabowo.

Baca juga: BGN Beber Modus Licik Jalur Cepat Verifikasi Dapur MBG yang Telan Puluhan Korban, Catut Nama Pejabat

Purbaya Minta Publik Tak Terus Menyalahkan MBG

Dalam kesempatan itu, Purbaya juga meminta masyarakat tidak terus-menerus menyalahkan program MBG di tengah berbagai kritik terkait anggaran maupun pelaksanaannya.

Menurutnya, pemerintah saat ini justru sedang melakukan pembenahan besar terhadap tata kelola program tersebut, terutama dari sisi manajemen anggaran dan pola belanja.

“Jadi jangan nyalah-nyalahin MBG lagi, Presiden sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara mereka membelanjakan uang,” jelas Purbaya.

Ia memastikan pemerintah tetap terbuka terhadap berbagai masukan publik demi memperbaiki efektivitas program.

Pemerintah Klaim Tetap Hitung Formula Terbaik

Purbaya menegaskan Presiden Prabowo terus melakukan evaluasi dan perhitungan agar program MBG tetap berjalan berkelanjutan.

Pemerintah, kata dia, berupaya mencari formula terbaik agar tujuan utama program yakni menyediakan makanan bergizi bagi pelajar tetap tercapai tanpa pemborosan anggaran.

Di tengah besarnya kebutuhan dana dan luasnya cakupan penerima, efisiensi disebut menjadi langkah penting agar program strategis tersebut tetap bisa berjalan dalam jangka panjang.

Namun di sisi lain, keputusan penghematan anggaran ini juga diperkirakan akan terus menjadi perhatian publik, terutama terkait efektivitas penggunaan dana negara serta dampaknya terhadap kualitas layanan MBG di lapangan.

***

(TribunTrends/Kompas)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.