Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Aksi balap liar disertai atraksi standing motor masih marak terjadi di sejumlah ruas jalan utama di Kota Ambon.
Aktivitas berbahaya itu bahkan kerap dilakukan secara ugal-ugalan hingga meresahkan masyarakat dan pengguna jalan lainnya.
Pantauan TribunAmbon.com, aksi balap liar terjadi di kawasan Jalan Pattimura, Kota Ambon, Rabu (20/5/2026) dini hari sekitar pukul 00.40 WIT.
Sejumlah pemuda terlihat memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di ruas jalan utama perkotaan.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Ambon 20 Mei 2026: Hujan Ringan Dominasi Sepanjang Hari
Baca juga: Lulusan SD ke Bawah Jadi Kelompok Pekerja Terbanyak Kedua di Maluku, Terendah Lulusan Diploma
Tidak hanya balapan, beberapa pelaku juga nekat melakukan aksi standing atau mengangkat roda depan motor saat berkendara di tengah jalan umum.
Suara knalpot bising dan laju kendaraan yang tak terkendali membuat suasana malam di kawasan tersebut menjadi gaduh.
Aksi para pelaku juga memaksa sejumlah pengendara lain memperlambat laju kendaraan demi menghindari kecelakaan.
Salah seorang warga, Hendro Erupley, mengaku resah dengan maraknya aksi balap liar yang terus terjadi di Kota Ambon, khususnya pada malam hingga dini hari.
Menurutnya, aktivitas tersebut bukan hanya membahayakan para pelaku, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lain yang melintas.
“Ini sangat meresahkan. Mereka balap dengan kecepatan tinggi dan kadang bikin standing di jalan raya. Bukan cuma bahaya untuk diri sendiri, tapi juga pengendara lain,” kata Hendro kepada TribunAmbon.com, Rabu (20/5/2026).
Ia berharap aparat kepolisian tidak hanya patroli malam tetapi juga menindak tegas para pelaku balap liar agar tidak meresahkan warga.
Diketahui, Jalan Pattimura dan sejumlah ruas jalan utama lainnya kerap dijadikan arena balapan karena kondisi jalan yang relatif lurus dan lengang saat dini hari.
Fenomena balap liar sendiri belakangan kembali menjadi perhatian masyarakat Kota Ambon.
Aksi itu dinilai mengganggu ketertiban umum serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama pada jam-jam rawan di malam hari.(*)