Presiden Klub Madura United : Tak Akan Lakukan "Cara Kotor" untuk Lolos Degradasi
Titis Jati Permata May 20, 2026 11:50 AM

 

SURYA.co.id, PAMEKASAN - Presiden klub Madura United, Achsanul Qosasi (AQ) menegaskan pihaknya tidak akan melakukan "cara kotor" agar timnya bisa lolos dari degradasi.

Madura United akan menjalani laga penentu menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026).

Madura United dituntut menang laga pekan penutup Super League 2025/2026 kali ini untuk lolos dari degradasi.

Peluang Lolos Degradasi

Hasil imbang atau kekalahan, akan membuat poin Madura United berpotensi disalip Persis Solo yang saat ini ada di posisi teratas zona degradasi, hanya berjarak satu poin dengan Madura United.

Peluang Madura United lolos degradasi lebih besar. Karena pesaing mereka, Persis Solo laga terakhir yang digelar secara bersamaan akan menjalani laga tandang ke markas Persita Tangerang.

"Biarkan sepak bola itu berjalan dengan caranya. Jika mengerahkan kekuatan di luar lapangan, akan merusak citra sepak bola itu sendiri," kata Achsanul Qosasi kepada SURYA.co.id, Rabu (20/5/2026).

Sosok asli Madura itu tidak mau citra bagus Madura dan masyarakatnya tercoreng hanya karena sepak bola.

"Lewat sepak bola, Madura seperti menemukan bahasa baru untuk berkata kepada Indonesia: kami ada, kami bersatu, kami punya kebanggaan, kami santun, kami tak seperti yang mereka fikir-kan," tambahnya.

Satukan Perbedaan Lewat Sepakbola

Lewat sepak bola ini pula, semua perbedaan yang ada di masyarakat Madura bisa disatukan.

Menyatukan empat kabupaten, menyatukan orang Madura di pulau dan di rantau. Menyatukan mereka yang berbeda pilihan politik dan berbeda latar sosial.

"Kami bisa berdiri dalam satu sorak untuk Madura. Itulah kenapa kami menghargai sepak bola seutuhnya," terang AQ.

Berharap Dukungan Suporter

Ia juga berharap suporter bisa total memberi dukungan laga krusial kali ini.

"Saya minta pada seluruh suporter, harus datang ke stadion untuk membesarkan hati pemain. Saatnya untuk mereka mendukung Madura di tanah Madura," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.