Dorong Ekonomi Kreatif, Kemenkum Bengkulu Gelar Sosialisasi Kekayaan Intelektual di Kepahiang
Ricky Jenihansen May 20, 2026 11:54 AM

 

TRIBUNBENGKULU.COM – Dalam upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah, Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Bengkulu melalui Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual sukses menggelar "Sosialisasi dan Pendampingan Permohonan Kekayaan Intelektual" di Kabupaten Kepahiang pada Selasa (19/5/2026).

Mengusung tema “Perlindungan Hak Cipta Sebagai Penguat Ekosistem Ekonomi Kreatif Daerah”, kegiatan yang berpusat di Villa Thania Kabawetan ini membuahkan hasil nyata, di antaranya pencatatan puluhan hak cipta motif batik lokal hingga pendaftaran Indikasi Geografis (IG).

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antara Kanwil Kemenkum Bengkulu, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepahiang, dan Yayasan Az-Zahra.

Sebanyak 60 peserta yang terdiri dari pelaku usaha, komunitas kreatif, tenaga pendidik, dan masyarakat umum antusias mengikuti jalannya acara.

Penyampaian Materi

Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkumham Bengkulu, Nova Harneli, mewakili Kepala Kantor Wilayah, menyampaikan bahwa edukasi ini adalah langkah nyata pemerintah untuk mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat.

"Kabupaten Kepahiang memiliki potensi ekonomi kreatif yang luar biasa. Perlindungan kekayaan intelektual (KI) sangat penting sebagai bentuk penghargaan terhadap karya dan inovasi masyarakat. Kami hadir untuk mendekatkan layanan ini agar prosesnya menjadi lebih mudah, cepat, dan tepat, sehingga potensi besar Kepahiang memiliki kepastian hukum dan nilai tambah ekonomi," tegas Nova Harneli dalam sambutannya sekaligus saat memaparkan materi terkait Kekayaan Intelektual seperti Hak Cipta, Merek, Paten, dan KI Komunal.

Dok Kemenkum Bengkulu  34523
SOSIALISASI - Kemenkum Bengkulu menggelar sosialisasi dan pendampingan kekayaan intelektual di Kabupaten Kepahiang.

Dukungan Pemerintah Daerah

Dukungan penuh juga diserukan oleh Pemerintah Kabupaten Kepahiang.

Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Rector Vande Armada, yang membuka acara mewakili Bupati Kepahiang, menegaskan bahwa perlindungan hak cipta adalah langkah strategis menjaga daya saing hasil kreativitas warga.

Hal senada disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepahiang, Dr. Hartono, S.Pd., M.Pd., SH., M.H., yang hadir sebagai narasumber.

Beliau memaparkan komitmen kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan jumlah karya masyarakat yang terlindungi.

Menurutnya, perlindungan KI adalah instrumen krusial untuk mendongkrak daya saing produk unggulan daerah.

Antusiasme Peserta

Apresiasi turut datang dari Ketua Yayasan Az-Zahra, Ibu Helmiyesi, M.Pd., yang menilai edukasi ini sangat bermanfaat bagi komunitas pendidikan dan pelaku kreatif.

Ia berharap sinergi ini akan terus berlanjut.

Kegiatan sosialisasi ini berjalan interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi saat sesi tanya jawab terkait prosedur pendaftaran merek dan pemanfaatan KI.

Untuk mengukur pemahaman peserta, panitia juga sukses melaksanakan pre-test dan post-test.

Sebagai bentuk dukungan ekosistem berkelanjutan, Tim Kerja Bidang Pelayanan KI juga meninjau pusat oleh-oleh khas Kepahiang, "Dahlia C S Snack".

Kunjungan ini bertujuan mendorong sertifikasi pusat perbelanjaan yang menjual produk-produk original berbasis kekayaan intelektual lokal.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.