BANJARMASINPOST.CO.ID - Dua pemain tunggal putra Indonesia, tampil perkasa pada babak 32 besar turnamen badminton Malaysia Master 2026, Rabu (20/5/2026).
Moh Zaki Ubaidillah alias Ubed dan Jonatan Christie alias Jojo menang dua set atas lawan masing-masing di Axiata Arena, Kuala Lumpur.
Dalam durasi selama 43 menit, Ubed menundukkan Lakshya Sen yang unggulan ke-8 secara
straight game dengan skor akhir 21-17, 21-11.
Pemain peringkat ke-38 dunia tersebut mengawali perjuangan pada gim pertama dengan tidak mudah di mana dia tertinggal hingga 3 poin dari Sen.
Baca juga: Jadwal Siaran Live TV Babak 32 Besar Badminton Malaysia Masters 2026, Ginting Tampil Sore Hari
Seiring dengan kelengahan pemain peringkat ke-11 dunia itu, Ubed perlahan menemukan momentum terbaiknya melalui serangan akurat dan berbahaya.
Total 4 kali Ubed memberikan perlawanan ngeyel dan memaksa Sen berbagi angka hingga menjelang masa jeda gim pertama.
Meski demikian, hal itu belum cukup bagi Ubed yang harus mengakui keunggulan Sen pada interval pertama melalui skor tipis 10-11.
Kebangkitan Ubed kian tidak bisa terbendung usai jeda di mana dia terus memaksa Sen melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak perlu.
Pada masa-masa krusial, Uber berhasil menjaga keunggulannya walau mendapatkan perlawanan sengit sebelum merebut gim pertama dengan manis.
Situasi menjadi berubah sepenuhnya pada gim kedua walau sempat berbagi angka 2 kali, Uber tampil cukup dominan hingga jeda interval.
Dominasinya terus berlanjut di mana Ubed sama sekali tidak bisa disaingi oleh Sen hingga akhir pertandingan gim kedua.
Keberhasilan Uber diikuti oleh Jonatan Christie yang tampil gemilang melawan wakil Denmark Magnus Johannesen.
Berlabel sebagai unggulan ke-4, dia menunjukkan kelas permainan yang berbeda di hadapan pemain yang disebut sebagai penerus Viktor Axelsen itu.
Dalam tempo 40 menit, Jonatan membungkam Johannesen dengan skor 21-9, 21-15 untuk melangkah menuju babak 16 besar esok.
Pada gim pertama, pemain peringkat ke-5 dunia tersebut langsung menunjukkan dominasinya dengan tidak memberikan ruang kepada Johannesen.
Tunggal putra peringkat ke-40 dunia itu sama sekali tidak bisa melawan Jonatan yang harus menutup interval gim pertama dengan skor telak 3-11.
Selepas jeda, dominasi Jonatan masih berlanjut walau perlawanan Johannesen kian intens dalam mengejar ketertinggalan.
Momen poin beruntun didapatkan wakil Denmark tersebut meski hal itu tidak cukup membantunya untuk mengalahkan Jonatan pada gim pertama.
Pada gim kedua, Jonatan dan Johannesen bersaing lebih sengit di mana mereka berbagi angka hingga 4 kali sebelum kesalahan-kesalahan sendiri terjadi.
Jonatan diuntungkan dengan pola serangan Johannesen yang belum matang untuk mendapatkan 6 poin secara beruntun.
Johannesen sempat menyengat melalui raihan 5 poin beruntun walau pada akhirnya Jonatan mengamankan kemenangan gim kedua melalui dua poin beruntun.
(Bolasport)