Heboh Mobil 1.400 CC ke Atas Dilarang Isi Pertalite per 1 Juni, Pertamina Buka Suara
Noval Andriansyah May 20, 2026 07:19 PM

Tribunlampung.co.id, Palembang - Kabar soal mobil bermesin di atas 1.400 cc disebut tak bisa lagi membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 mendadak bikin heboh masyarakat.

Di tengah ramainya isu itu, Pertamina akhirnya buka suara dan menegaskan belum ada keputusan resmi dari pemerintah terkait pembatasan tersebut.

Ramainya kabar pembatasan Pertalite untuk mobil tertentu bermula dari video singkat yang beredar luas di WhatsApp dan media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Dalam video itu disebutkan kendaraan dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc tidak lagi diperbolehkan menggunakan BBM subsidi jenis Pertalite mulai 1 Juni 2026.

Narasi yang beredar juga menyebut sistem barcode nantinya otomatis menolak pengisian BBM subsidi jika kendaraan dianggap tidak memenuhi syarat.

Baca juga: Polisi Amankan Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi Hampir 1 Ton di Pakuan Ratu Way Kanan

Akibat kabar tersebut, publik langsung ramai membahas daftar mobil yang disebut-sebut bakal terdampak aturan baru itu.

Menanggapi isu tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, memastikan hingga kini belum ada informasi resmi dari Pertamina pusat maupun pemerintah.

Menurutnya, setiap kebijakan terkait pembatasan BBM subsidi biasanya terlebih dahulu diumumkan pemerintah sebelum diterapkan Pertamina sebagai pelaksana di lapangan.

“Pertamina ini hanya pelaksana atau perpanjangan tangan pemerintah. Biasanya jika ada kebijakan seperti ini, statement awal akan keluar dari pemerintah terlebih dahulu,” ujarnya saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com, Rabu (20/5/2026).

Karena itu, informasi yang saat ini ramai beredar masih dianggap sebatas isu yang belum bisa dipastikan kebenarannya.

Dalam video yang viral tersebut, disebutkan sejumlah mobil populer berpotensi tidak lagi bisa membeli Pertalite apabila aturan benar-benar diterapkan.

Beberapa di antaranya seperti Toyota Avanza, Toyota Veloz, Mitsubishi Xpander, Toyota Rush, Daihatsu Terios, hingga Honda BR-V yang memiliki kapasitas mesin di atas 1.400 cc.

Selain itu, mobil crossover seperti Hyundai Creta, Stargazer, HR-V, hingga mobil premium seperti Innova Zenix, Fortuner bensin, CR-V Turbo, Honda Civic RS, dan Mazda 3 juga disebut ikut terdampak.

Tak hanya merek Jepang dan Korea, mobil pabrikan China seperti Wuling Almaz, Wuling Cortez, serta Chery Omoda 5 juga masuk daftar kendaraan yang ramai disebut bakal tak bisa lagi mengisi Pertalite.

Narasi tersebut menyebut kendaraan di atas batas kapasitas mesin nantinya wajib menggunakan BBM nonsubsidi seperti Pertamax atau Pertamax Turbo.

Jika benar diterapkan, pengguna kendaraan tersebut diperkirakan harus mengeluarkan biaya bahan bakar lebih besar dibanding sebelumnya.

Namun hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah terkait penerapan aturan larangan mobil di atas 1.400 cc membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026.

Berikut daftar jenis mobil yang disebut dalam narasi video beredar dan diklaim bakal terdampak larangan menggunakan BBM bersubsidi jenis Pertalite karena kapasitas mesin di atas 1.400 cc:

  • Toyota Avanza 
  • Toyota Veloz
  • Mitsubishi Xpander
  • Toyota Rush
  • Daihatsu Terios
  • Honda BR-V
  • Hyundai Creta
  • Hyundai Stargazer
  • Honda HR-V
  • Toyota Kijang Innova Zenix
  • Toyota Fortuner bensin
  • Honda CR-V Turbo
  • Honda Civic RS
  • Mazda Mazda3
  • Wuling Almaz
  • Wuling Cortez
  • Chery Omoda 5
  • Dan lainnya.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.