Eddie Howe Beri Isyarat Besar Soal Masa Depannya di Newcastle United Setelah Ungkap Penyesalan Terbesarnya
Budi Santoso May 20, 2026 07:21 PM

Tidak ada yang lebih menggambarkan penderitaan musim buruk Newcastle United selain menyaksikan Elliot Anderson mencetak gol ke gawang mantan klubnya untuk Nottingham Forest pada hari Minggu.

Gol Anderson di menit ke-88 membuat The Magpies kembali gagal meraih kemajuan dalam perburuan tiket ke kompetisi Eropa, harus puas dengan hasil imbang, dan menambah total poin yang hilang dari posisi unggul menjadi 27. Harvey Barnes sebelumnya membawa tim tamu unggul di City Ground saat pertandingan tersisa 15 menit.

Alih-alih bersaing lagi untuk zona Liga Champions, Newcastle kini terdampar di paruh bawah klasemen Liga Premier.

Rekrutmen pemain yang kurang tepat menjadi salah satu faktor besar musim ini. Namun keputusan yang mereka ambil pada tahun 2024, yang terpaksa dilakukan, justru berbalik menjadi bumerang di East Midlands.

Anderson meninggalkan Newcastle karena klub harus melakukan penjualan cepat untuk mematuhi aturan Profit and Sustainability Rules (PSR) dan menghindari potensi pengurangan poin.

Sejak bergabung dengan Forest, Anderson mengalami perubahan posisi dan kini dianggap sebagai salah satu gelandang bertahan paling konsisten di Inggris menjelang Piala Dunia musim panas ini. Namun semua orang di Newcastle, terutama Eddie Howe, sudah mengetahui potensinya, sehingga menyakitkan melihat pemain jebolan akademi yang juga penggemar klub sejak kecil itu pergi.

“Penjualannya merupakan keputusan yang kami sesali saat itu. Kami tahu kualitas sang pemain,” ujar pelatih Newcastle Howe setelah pertandingan.

“Itu merupakan transfer yang sangat menyakitkan, sesuatu yang harus kami lakukan tanpa pilihan lain.

“Mungkin itu transfer paling enggan yang pernah saya lakukan. Dia bisa bermain efektif di berbagai posisi.

“Sangat menyakitkan melihat dia mencetak gol melawan kami hari ini. Dia anak yang hebat, dan saya yakin dia akan memiliki karier yang luar biasa ke mana pun dia pergi.”

Suasana di Newcastle menunjukkan bahwa, meskipun ada frustrasi dan tekanan terhadap posisinya, Howe tampaknya akan tetap memimpin tim untuk melakukan perubahan besar di St James’ Park musim panas ini.

Pemilihan pemain Howe kembali menuai perhatian sebelum kick-off untuk ketiga kalinya secara beruntun, setelah Lewis Hall dipindahkan ke posisi bek kanan. Howe memuji penampilan pemain berusia 21 tahun itu, namun alasannya tidak memainkan Kieran Trippier justru menjadi sorotan utama.

Trippier, 35 tahun, akan meninggalkan Newcastle di akhir musim, dan Howe menjelaskan bahwa hal itu memengaruhi keputusannya.

“Saya pikir Lewis adalah pemain dengan kemampuan teknis luar biasa, jadi bermain di sisi yang berbeda tidak terlalu jadi masalah besar baginya.

“Jelas, masa depan Kieran sudah diketahui, jadi saya lebih fokus kepada pemain-pemain yang akan tetap berada di sini musim depan.”

Menariknya, Anthony Gordon tetap berada di bangku cadangan sepanjang laga, bahkan ketika skor masih 0-0 dan tim membutuhkan pemain yang memiliki kecepatan, kreativitas, dan ancaman gol seperti dirinya.

Masa depan Gordon sendiri sedang menjadi pembicaraan setelah dikaitkan dengan Bayern Munchen dan Barcelona. Dengan Howe sebelumnya menegaskan bahwa ia hanya akan memainkan pemain yang berkomitmen pada masa depan Newcastle, keputusan untuk tidak memainkannya terasa disengaja dan penuh makna.

“Dia baru saja pulih dari cedera,” jawab Howe ketika ditanya langsung soal keikutsertaan Gordon.

“Saya melihat tim sedang bermain baik dan saya tidak ingin membuat terlalu banyak perubahan.”

Howe dikenal sebagai komunikator yang sangat terampil. Ucapannya jarang diinterpretasikan secara bebas tanpa maksud tertentu. Minggu lalu ia mengatakan hanya akan memainkan pemain yang bisa ia percayai, dan minggu ini ia menegaskan fokus pada masa depan. Dasar-dasar untuk masa pra-musim yang sibuk sedang dibangun; sejumlah pemain kini seakan berada dalam masa uji coba.

Salah satu pemain yang seharusnya memiliki peran lebih besar di masa depan adalah Jacob Ramsey. Setelah awalnya kesulitan sejak didatangkan dari Aston Villa musim panas lalu, perlahan ia mulai memahami apa yang diharapkan darinya. Kepercayaan dirinya kian meningkat; umpannya untuk gol Barnes luar biasa, dan ia terus berusaha membawa bola ke depan dengan percaya diri.

Pada akhirnya, hasil ini menjadi satu lagi kekecewaan panjang bagi Newcastle musim ini.

Keterlibatan Anderson menambah rasa pahit dalam hasil imbang tersebut. Namun Howe kini menegaskan sikap tegas terhadap arah yang akan diambil klub di Tyneside, meski sebagian pendukung masih meragukan kesiapannya untuk memimpin proyek pembangunan besar berikutnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.