Siswa SD Ini Tuai Pujian usai Berani Respons Pernyataan Prabowo soal Orang Desa Tak Butuh Dolar
Satrio Sarwo Trengginas May 20, 2026 09:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang siswa sekolah dasar bernama Sabiq menjadi sorotan di media sosial setelah videonya yang membahas dampak kenaikan dolar terhadap masyarakat viral dan banjir pujian warganet.

Dalam video di Instagram @qanitachic, Sabiq menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal masyarakat desa yang disebut tidak menggunakan dolar.

Dengan gaya sederhana, Sabiq menjelaskan bahwa pelemahan rupiah dan kenaikan dolar tetap berdampak bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk warga desa.

"Emang bener ya, jika rupiah melemah dolar naik, tidak berdampak ke rakyat di desa?" ujar Sabiq dalam videonya.

Ia mengaku memahami persoalan tersebut dari pelajaran di sekolah tentang inflasi dunia serta buku yang dibacanya mengenai uang dan ekonomi.

"Jadi kayak gini aku di sekolah belajar tentang the world inflation, dan juga baca buku tentang uang. Jadi, barang-barang yang masuk ke Indonesia itu dibeli dengan uang dolar," jelasnya.

Sabiq kemudian menjelaskan bahwa banyak barang impor yang masuk ke Indonesia dibeli menggunakan dolar Amerika Serikat.

Karena itu, ketika nilai tukar rupiah melemah, harga berbagai kebutuhan pokok ikut mengalami kenaikan.

Menurutnya, dampak tersebut bisa dirasakan pada harga BBM, obat-obatan, susu, hingga roti yang bahan bakunya masih banyak bergantung dari luar negeri.

Tak hanya itu, ia juga menyinggung sektor pertanian.

Sabiq menyebut harga pupuk ikut naik karena bahan bakunya impor sehingga biaya produksi petani menjadi lebih mahal dan berimbas pada kenaikan harga beras.

"Harga pupuk naik, kenapa? Karena bahan bakunya itu impor jadinya petani itu ngeluarin modal lebih mahal otomatis harga beras makin mahal juga," jelasnya.

Di akhir penjelasannya, Sabiq menegaskan bahwa kenaikan dolar akan berdampak pada semua masyarakat, baik di kota maupun desa.

"Jadi, artinya jika rupiah melemah dan dolar naik, itu akan sangat berdampak ke seluruh rakyat Indoensia. Mau di desa ataupun kota walaupun mereka tidak pakai dolar," jelasnya. 

Video tersebut langsung ramai diperbincangkan di media sosial.

Banyak warganet memuji cara berpikir kritis Sabiq meski masih duduk di bangku sekolah dasar.

"Pinter kali anak ini," tulis @tsagustina2. 

"Keren banget sih dek," tulis @silentwarrior.

"Masya Allah, pinternya kamu dek," tulis@jryusmn_

"Artikulasi sangat jelas," tulis @infosimoraya.

Hal ini disampaikan saat sambutan meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur pada Sabtu (16/5/2026).

"Sekarang ada yang selalu, entah apa saya enggak mengerti ya. Sebentar-sebentar Indonesia akan collaps, akan keos, akan apa ya kan? Rupiah begini, rupiah begitu apa? dolar begini, dolar. Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok. Iya kan?" ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan bahwa pangan dan energi di Indonesia aman.

"Banyak negara panik, Indonesia masih oke," ujar Prabowo.

Berita terkait

  • Baca juga: Viral Siswa SD Respons Pernyataan Prabowo soal Dolar AS: Orang Desa Tetap Kena Dampaknya
  • Baca juga: Politikus PDIP Bela Prabowo soal Naiknya Dolar, Ekonom Senior Kritik Pedas: Orang Utan Juga Kena
  • Baca juga: Prabowo Bilang Rakyat Desa Tak Pakai Dolar, Ekonom Ferry Latuhihin Sampai Heran: Bapak Dibohongin

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.