Yang sudah ada yang masuk lewat WA maupun yang langsung mau hubungi itu baru ada tiga yang menyampaikan

Jakarta (ANTARA) - Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (ILUNI UI) serta Forum Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Seluruh Indonesia (FIAKSI) berkolaborasi membuka posko pengaduan guna membantu dokter internship menghadapi tantangan, mulai dari terkait perlindungan hukum hingga masalah finansial.

Ketua Umum ILUNI FKUI, Marsekal Pertama TNI (Purn.) Dr. dr. Wawan Mulyawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (20/5), mengatakan bahwa selain perundungan (bullying) atau penolakan cuti sakit, sejumlah tantangan yang kerap dihadapi para dokter internship adalah tidak adanya bimbingan di lapangan.

"Yang sudah ada yang masuk lewat WA maupun yang langsung mau hubungi itu baru ada tiga yang menyampaikan. Tapi memang kita inginnya itu dibuat kronologis dan lain-lain. Dan itu memang belum ada yang secara spesifik mengirimkan kronologisnya yang lengkap," kata Wawan.

Namun demikian, katanya, langkah ini merupakan bentuk kepedulian dan upaya perlindungan, serta bentuk pemantauan guna memastikan kualitas program internship dokter di Indonesia.

Dia menjelaskan bahwa program internship dokter sudah berjalan sejak 2010. Program itu program yang bagus, katanya, tetapi sudah 16 tahun berjalan, semua dikagetkan dengan deretan kejadian empat dokter internship yang meninggal sepanjang 2026.

"Kita melihat kalau hanya satu kasus aja kita isolasi ya itu mungkin kebetulan gitu. Tapi terjadi beberapa kasus yang kemudian kita pikir ini mesti ada satu yang kita perdalam lagi," katanya.

Dia menambahkan, pihaknya mengapresiasi langkah Kementerian Kesehatan yang merespons cepat terkait kasus-kasus itu dengan memperbaiki kebijakan. Yang perlu dilakukan selanjutnya, katanya, adalah pengawasan serta pengawalan.

Dia mencontohkan, kebijakan Bantuan Biaya Hidup (BBH) senilai sekitar Rp3 juta untuk beban kerja yang hampir 48 jam per minggu dinilai sangat tidak layak.

"Tapi kan mereka diposisikan sebagai orang yang lagi sekolah gitu. 'Orang lagi sekolah kan nggak dibayar nggak apa-apa dong gitu kan'. Nah ini kan mindset yang mesti diubah ya," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum FIAKSI Brigjen TNI (Pur) dr Dewi Puspitorini mengatakan bahwa yang bisa melapor ke posko tersebut tidak terbatas hanya untuk alumni UI saja.

"Jadi kita mengimbau kepada ikatan alumni untuk selalu dekat sama anggotanya dan alumninya dan bisa melaporkan karena sekarang sudah mulai banyak keterbukaan," kata Dewi.

Dia mengingatkan bahwa para alumni fakultas kedokteran adalah aset-aset bangsa ke depannya, agar pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan baik. Dengan perlindungan yang baik, katanya, para dokter internship tetap sehat dan dapat memberikan layanan kesehatan terbaik.