PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, didampingi Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Samri, dan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait meninjau gudang Perum Bulog Cabang Bangka di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (20/5/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dalam kondisi aman dan terkendali menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
"Hari ini kami mengunjungi gudang Bulog untuk memastikan langsung ketersediaan bahan pangan menjelang Iduladha 2026 di Kota Pangkalpinang. Dari hasil pengecekan, stok beras dipastikan cukup, bahkan aman untuk beberapa bulan ke depan," kata Dessy Ayutrisna kepada awak media, Rabu (20/5/2026).
"(Stok) Beras insyaallah aman bahkan sampai akhir tahun. Untuk minyak (minyak goreng–red) juga stok terkendali," ujar Dessy.
Karena itu, dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan komoditas utama seperti beras dan minyak goreng karena stok dipastikan dalam kondisi aman hingga akhir tahun.
Namun, Pemerintah Kota Pangkalpinang mengakui terdapat sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai.
Tetapi, kenaikan harga tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan tetap berada dalam pengawasan tim pengendalian inflasi daerah (TPID).
"Harga memang ada beberapa lonjakan seperti cabai, tetapi itu masih terkendali. Yang jelas untuk beras dan minyak kami pastikan stoknya aman. Kalau stok aman, harga insyaallah juga stabil dan terkendali," tutur Dessy.
Pemerintah Kota Pangkalpinang, lanjut dia, terus memantau kondisi pasokan dan harga bahan pokok di pasar guna mengantisipasi gejolak harga menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
"Langkah monitoring ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas pangan daerah, sekaligus memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa dibayangi lonjakan harga yang signifikan saat permintaan meningkat menjelang hari raya," tutur Dessy. (t2)