Tim SAR Jambi Temukan Jasad Rafa yang Terseret Air Sejauh 2,5 Km dari Lokasi Hanyut
Suci Rahayu PK May 21, 2026 11:11 AM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun bernama Rafa, yang dilaporkan hanyut terbawa arus parit saat bermain hujan di Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (21/5/2026) pagi.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, cuaca di wilayah Kota Jambi tengah diguyur hujan deras. 

Korban diketahui sedang bermain hujan di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Namun nahas, derasnya debit air di parit yang meluap membuat korban tergelincir dan terseret arus hingga tenggelam.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jambi yang menerima laporan dari warga langsung bergerak menuju lokasi kejadian di Kecamatan Paal Merah II. Tim rescue tiba di lokasi sekitar 20 menit setelah laporan diterima.

“Kami menerima informasi dari warga pada sore hari dan langsung menerjunkan tim rescue untuk melakukan upaya pencarian awal bersama unsur terkait,” ujar Kepala Kantor SAR Jambi.

Pencarian sempat dilakukan pada Rabu sore, namun belum membuahkan hasil. Operasi SAR kemudian dilanjutkan pada Kamis pagi mulai pukul 05.30 WIB.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari 12 personel Kantor SAR Jambi bersama Brimob Polda Jambi, Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPBD, dan masyarakat setempat melakukan penyisiran manual di sepanjang aliran parit.

Baca juga: Anak 7 Tahun Dilaporkan Terbawa Arus di Lingkar Selatan Jambi, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Baca juga: 2 Tukang Las di Dermaga Sungai Landak Tanjabbar Jambi Jatuh dan Hanyut , Hingga Kini Belum Ketemu

Setelah melakukan pencarian intensif di tengah kondisi cuaca berawan, korban akhirnya ditemukan pada pukul 07.19 WIB.

Korban ditemukan sejauh sekitar 2,5 kilometer dari lokasi awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia.

Tim SAR kemudian langsung mengevakuasi jasad korban dan menyerahkannya kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi diusulkan ditutup pada pukul 08.00 WIB. Seluruh personel dan peralatan yang digunakan dalam operasi, seperti rescue car, motor trail, dan perlengkapan evakuasi, dikembalikan ke satuan masing-masing.

Pihak berwenang mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat cuaca ekstrem dan hujan deras yang berpotensi menimbulkan bahaya di sekitar aliran air dan parit. (Tribunjambi.com/Rifani Halim)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: 2 Tukang Las di Dermaga Sungai Landak Tanjabbar Jambi Jatuh dan Hanyut , Hingga Kini Belum Ketemu

Baca juga: Bocah 7 Tahun yang Terseret Air di Parit Kawasan Paal Merah Jambi Belum Ditemukan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.