TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Anggota DPRD Jakarta, Ali Lubis mendesak adanya penjelasan dari Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, terkait masih terjadinya banjir di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur.
Pasalnya, Sudin SDA Jakarta Timur baru saja merampungkan proyek crossing dan jacking untuk mengatasi banjir.
Nyatanya, pada Rabu (20/5/2026) banjir dengan ketinggian berkisar 30-40 sentimeter merendam Jalan DI Panjaitan, sehingga sempat mengakibatkan kemacetan panjang di lokasi.
"Tentu ini harus menjadi bahan evaluasi serius bagi Pemprov DKI Jakarta, khususnya Sudin SDA Jakarta Timur," kata Ali, Kamis (21/5/2026).
Anggota Komisi D DPRD Jakarta itu ingin Sudin SDA Jakarta Timur memberikan penjelasan terbuka sebagai bentuk tanggung jawab penggunaan anggaran yang mencapai miliaran rupiah itu.
"Serta langkah lanjutan agar banjir di DI Panjaitan benar-benar bisa diatasi. Karena anggaran puluhan miliar itu berasal dari uang rakyat, maka hasilnya juga harus benar-benar dirasakan rakyat," ujarnya.
Terlebih masalah banjir di Jalan DI Panjaitan sudah bertahun-tahun terjadi dan menganggu warga, sehingga perlu adanya penjelasan terkait penanganan masalah banjir di lokasi.
Politikus Gerindra itu menuturkan, penjelasan terkait penanganan banjir di Jalan DI Panjaitan diperlukan agar publik tidak merasa proyek yang dilakukan terkesan buang-buang anggaran.
"Jangan sampai proyek infrastruktur hanya terlihat bagus di atas kertas tetapi tidak memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Jangan sampai proyek ini terkesan buang-buang anggaran," tuturnya.
Awak media sudah mengonfirmasi penyebab banjir di Jalan DI Panjaitan kepada Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, kemudian menginformasi Kepala Sudin SDA Jakarta Timur, Abdul Rauf Gaffar, dan Kasi Pembangunan Sudin SDA Jakarta Timur, Teungku Saugi Zikri terkait proyek crossing dan jacking.
Sebelumnya, ruas Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur terendam banjir pada Rabu (20/5/2026) siang.
Berdasarkan video yang diunggah akun @aprimoreno tampak ruas Jalan DI Panjaitan dari arah Cawang menuju Jatinegara terendam banjir dengan ketinggian berkisar 30-40 sentimeter.
Untuk mengurangi dampak agar mesin kendaraannya tidak terendam, pengendara melaju di sisi kanan jalan atau jalur Transjakarta yang kontur permukaannya lebih tinggi.