Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Sebanyak 27 jemaah calon haji asal Kabupaten Pringsewu yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) JKG 31 telah tiba di Arab Saudi dengan selamat.
Sesampainya di Tanah Suci, mereka langsung melaksanakan umrah wajib pada malam hari.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pringsewu, Muhammad Haikal Ahra, menjelaskan bahwa JKG 31 merupakan gabungan jemaah dari sejumlah daerah di Provinsi Lampung.
Kelompok ini terdiri dari jemaah asal Bandar Lampung, Pringsewu, Lampung Timur, Pesawaran, dan Tanggamus, serta bergabung dengan jemaah asal Jakarta.
“Jemaah JKG 31 telah sampai di Tanah Suci dengan selamat pada pagi hari dan langsung menjalankan umrah wajib pada malam harinya,” ujar Haikal kepada Tribun Lampung, Kamis (21/5/2026).
Haikal menambahkan, meskipun JKG 31 bukan kloter yang berada langsung di bawah tanggung jawab wilayah Pringsewu, pihaknya tetap melakukan pendampingan karena terdapat 27 jemaah asal Pringsewu di dalam rombongan tersebut.
“Karena ada 27 jemaah asal Pringsewu, menjadi kewajiban kami untuk tetap mendampingi mereka selama pelaksanaan ibadah haji,” jelasnya.
Pendampingan ini difokuskan pada jemaah lanjut usia dan pengguna kursi roda.
Petugas membantu mereka melaksanakan salat di Masjidil Haram agar tidak hanya tinggal di hotel selama masa tunggu ibadah haji berikutnya.
Menurut Haikal, sejak kedatangan pasca-umrah wajib, jemaah pengguna kursi roda selalu didampingi sukarelawan pendorong agar tetap bisa beribadah di Masjidil Haram dan merasakan langsung suasana ibadah.
“Jemaah kursi roda kami siapkan sukarelawan pendorong agar mereka sesekali bisa melaksanakan salat di Masjidil Haram, tidak selalu berada di hotel,” ujarnya.
Sambil menunggu puncak ibadah haji atau Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina), jemaah dijadwalkan tetap menjalankan ibadah salat di Masjidil Haram hingga 5 Zulhijah.
Selanjutnya, mereka akan mulai diberangkatkan menuju Arafah pada 8 Zulhijah.
Layanan transportasi jemaah menuju Masjidil Haram memang masih berlangsung pada fase pra-Armuzna hingga 5 Zulhijah, sebelum dihentikan sementara untuk persiapan puncak haji.
Haikal berharap seluruh jemaah, khususnya asal Pringsewu, dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar dan tetap menjaga kesehatan hingga puncak pelaksanaan haji.
(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)