'9 Kali Terendam, Tidur Melantai' Curhat Warga Puri Taman Kendari Minta Penanganan Banjir ke Pemkot
Sitti Nurmalasari May 21, 2026 01:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Warga di kawasan perumahan Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menyampaikan curahan hati (curhat) terkait banjir yang terus berulang di lingkungan mereka.

Curhat tersebut disampaikan saat Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir.

Lokasinya di BTN Puri Taman, Jalan Mekar Jaya I, Kelurahan Kadia, dekat SMP Negeri 17 Kendari, Kamis (21/5/2026).

Bantuan berupa beras, telur, dan mi instan itu disalurkan kepada ratusan warga terdampak.

Kegiatan tersebut turut dihadiri camat, lurah, ketua RT, serta Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinsos Kendari, Rukmana.

Baca juga: Warga Teriak Minta Tolong di Tengah Kepungan Banjir di Kawasan Perumahan di Puuwatu Kendari

Dalam pertemuan itu, warga berharap Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dapat hadir langsung menemui masyarakat.

Namun, Rukmana menjelaskan bahwa orang nomor satu di Kota Lulo ini memiliki agenda lain yang telah terjadwal, sehingga belum sempat hadir bersama warga.

Meski demikian, masyarakat meminta agar seluruh keluhan mereka dapat disampaikan kepada Pemerintah Kota Kendari.

Seorang warga Puri Taman Kendari, Sukriyaman mengatakan, kawasan perumahan mereka sudah sembilan kali terendam banjir.

Menurutnya, banjir dipicu luapan sungai di sekitar kawasan perumahan yang menjadi muara dari tiga aliran sungai.

Baca juga: Kondisi Wanggu Kendari Kembali Terendam Banjir, Warga Naik ke Plafon Rumah Selamatkan Barang-barang

Dia pun menyampaikan tiga permintaan kepada pemerintah kota agar banjir segera ditangani.

Pertama, pembangunan talud mulai dari sekitar sungai di Jalan H Latama Kecamatan Puuwatu.

Kedua, pengerukan sedimentasi atau normalisasi kali.

Ketiga, memperlebar drainase di sepanjang kawasan perumahan agar air tidak lagi meluap saat hujan deras.

"Kurang lebih sama dengan Kali Wanggu, buatkan kami normalisasi dan tanggul supaya tidak terjadi luapan," katanya.

Baca juga: Status Tanggap Darurat Bencana di Kendari Diperpanjang, Daftar Wilayah Terendam Banjir Sabtu Malam

Sukriyaman mengungkapkan, pada tahun sebelumnya Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, sempat mengunjungi kawasan tersebut.

Bahkan, telah dilakukan pertemuan bersama Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR terkait rencana pembenahan infrastruktur pengendali banjir.

Namun hingga tahun 2026, rencana tersebut belum juga terealisasi, sementara ratusan rumah di Perumahan Puri Taman Kendari kembali terdampak banjir.

“Jadi dengan adanya momentum ini, diharapkan bisa dilanjutkan rencana yang sudah dibuat,” ujar dia di hadapan Rukmana.

Warga lainnya, Saranani juga berharap pertemuan antara masyarakat dan Wali Kota Kendari dapat kembali diagendakan.

Baca juga: 5 Kecamatan di Kota Kendari Sultra Terdampak Banjir 16 Mei 2026 Malam, Air Surut Kini Sisakan Lumpur

Pasalnya, hingga saat ini sejumlah warga masih terdampak akibat banjir yang merendam rumah mereka.

Bahkan, beberapa tempat tidur milik warga masih terlihat dijemur di depan rumah sehingga sebagian masyarakat terpaksa tidur di lantai.

Menjawab hal tersebut Plt Kepala Dinsos Kendari, Rukmana mengatakan, Wali Kota telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat.

Saat ini sementara dilaksanakan normalisasi kali di sejumlah wilayah termasuk di Teluk Kendari.

Karena keterbatasan jumlah alat, pengerukan sedimentasi harus dilakukan secara bertahap.

Baca juga: Banjir Rendam Salah Satu Perumahan di Kawasan Puuwatu Kendari, Warga Berusaha Evakuasi Diri

Sehingga camat dan lurah diminta untuk menyampaikan permohonan normalisasi ke pemerintah kota.

"Supaya setelah dilakukan normalisasi di tempat lain, supaya bisa ke sini," jelas Rukmana. (*)

(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.