POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Operasi pencarian terhadap Haris Sukhatno (44), pemancing asal Kecamatan Dendang yang hilang di Selat Karimata, Kabupaten Belitung Timur kini memasuki hari kelima, Kamis (21/5/2026).
Tim SAR gabungan terus bergerak menyisir perairan lepas demi menemukan titik terang keberadaan warga Desa Jangkang tersebut.
Hingga memasuki paruh akhir pekan ini, upaya pencarian yang dilakukan oleh tim penyelamat belum juga membuahkan hasil.
Meski begitu, komitmen untuk menemukan korban tetap kuat dimana tim memperlebar jangkauan pemindaian di atas permukaan laut.
Baca juga: Nama PJU Polres Beltim Berganti Pimpinan, Kasat Reskrim hingga Kapolsek, Kapolres Pimpin Sertijab
Komandan Pos SAR Belitung, Indra Prasta menjelaskan bahwa seiring bertambahnya waktu operasi, fokus wilayah penyisiran kini diperluas secara signifikan.
"Memasuki hari kelima ini, luas area pencarian resmi kami perluas hingga mencakup luasan wilayah mencapai 98 NM⊃2;," ujar Indra.
Penyisiran pada hari kelima ini sudah dimulai sejak pukul 07.00 WIB pagi setelah seluruh personel merampungkan briefing.
Tim SAR gabungan kembali menerapkan metode Parallel Search Pattern atau pola pencarian sejajar untuk menyapu area sektor utama.
"Pola pencarian sejajar dinilai tetap menjadi metode paling efektif untuk memindai permukaan laut yang luas secara terstruktur. Armada kami arahkan bergerak menyisir titik terakhir korban terlihat," ucap Indra.
Guna mempermudah proses identifikasi visual di tengah lautan, Indra menyebut bahwa tim SAR juga mengantongi data mengenai atribut terakhir yang dikenakan oleh korban.
"Informasi mengenai ciri-ciri terakhir korban yang mengenakan jaket berwarna merah ini sangat penting bagi petugas di lapangan," ungkapnya.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan rekonstruksi kronologi, musibah ini menimpa Haris pada Minggu (17/5/2026) subuh lalu di atas Kapal Feliana 01.
Korban terpeleset dari buritan kapal dan langsung tenggelam terseret arus bawah air sebelum rekan-rekannya sempat menjangkau tubuhnya.
Kekuatan personel yang dikerahkan pada hari kelima ini masih berjumlah 18 orang.
Adapun komposisi tim terdiri dari 5 personel Pos SAR Belitung, 3 personel Unit Siaga SAR (USS) Tanjungpandan, serta 1 personel TNI AL Belitung Timur.
Baca juga: Program TJSL PT TIMAH Bawa Manfaat untuk Warga Bangka Selatan, Dari Sembako hingga Kebun Cabai
Kekuatan ini juga disokong oleh 2 personel Ditpolairud Polda Babel, 3 personel BPBD Beltim, serta 4 nelayan lokal.
Terkait cuaca di perairan Selat Karimata, Indra memaparkan kondisi gelombang laut hari ini terpantau mengalami sedikit kenaikan dibanding pencarian sebelumnya.
Indra mengatakan ketinggian ombak berada di angka 0,4 meter dengan hembusan angin barat berkecepatan 8 knot.
"Kondisi tinggi gelombang hari ini naik tipis ke angka 0,4 meter, dan tantangan utama kami di lapangan masih bertumpu pada faktor cuaca yang tidak menentu," katanya.
Pihak Pos SAR Belitung memastikan operasi ini akan terus diupayakan secara maksimal. Jika nantinya korban berhasil ditemukan, tim evakuasi sudah menyiagakan ambulans untuk langsung melarikan korban menuju RSUD Muhammad Zein Belitung Timur.
(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)