Pemilik Warung di Manado Pilih Beli MinyaKita di Toko, Ini Alasan Enggan ke Bulog
Ventrico Nonutu May 21, 2026 02:39 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah pemilik warung di Kota Manado mengaku lebih memilih membeli minyak goreng subsidi MinyaKita di toko atau distributor langganan dibanding langsung ke Bulog. 

Alasannya beragam, mulai dari tidak ada persyaratan, kemudahan akses hingga jumlah pembelian yang dianggap lebih fleksibel.

Ayu, salah satu pemilik warung di Kelurahan Bailang, mengatakan, membeli MinyaKita di toko lebih praktis karena tidak perlu antre panjang dan prosesnya lebih cepat.

“Kalau di toko tinggal ambil, tidak perlu antre lama. Kadang juga bisa langsung diantar kalau stok ada, selain itu di Bulog ada persyaratannya,”ujar Ayu, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, meski harga di toko terkadang sedikit lebih mahal dibanding harga resmi pemerintah, para pemilik warung tetap memilih cara tersebut demi menghemat waktu dan tenaga.

“Memang kalau di toko lebih mahal sedikit diatas Rp 15 ribu per liter,” tuturnya.

Selain itu, ia mengaku kesulitan mendapatkan stok dalam jumlah kecil jika membeli langsung ke Bulog. 

Mereka menilai pembelian melalui toko lebih sesuai dengan kebutuhan harian warung kecil.

“Kalau beli di Bulog biasanya harus dalam jumlah tertentu. Kami jualan kecil, jadi beli secukupnya saja,” katanya.

Katanya, biasanya diambil di toko harganya Rp 18 ribu per liter, kemudian dijual lagi dengan harga yang lebih tinggi.

“Saya hari ini jual Rp 21 ribu per liter,” tuturnya.

Di sisi lain, harga MinyaKita di sejumlah pasar tradisional di Manado dilaporkan masih berada di kisaran Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per liter, tergantung lokasi penjualan dan ketersediaan stok.

Warga berharap distribusi MinyaKita ke pasar dan toko-toko kecil bisa terus ditingkatkan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau.

(TribunManado.co.id/Fer)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.