TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU-Pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha di sejumlah Masjid Kabupaten Malinau Kalimantan Utara dilakukan. Hal ini antisipasi penyakit menular.
Medik Veteriner Ahli Pertama Dinas Pertanian Malinau Bryan Toding Ambabunga mengatakan, ada dua tahap pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap hewan kurban. Pemeriksaan antemortem dan pemeriksaan postmortem.
"Pemeriksaan antemortem itu kami akan melakukan pemeriksaan kondisi calon ternak yang akan nantinya dijadiakan hewan ternak dalam kondisi sehat," ucap Bryan Toding Ambabunga, Kamis (21/5/2026).
Dengan dilakukannya dua tahap pemeriksaan kesehatan tersebut, sehingga dapat dipastikan daging yang didistribusikan kepada masyarakat aman untuk dikonsumsi.
Baca juga: PHBI Pastikan 40 Masjid di Malinau Dapat Jatah Hewan Kurban, Beli dari Peternak Lokal
"Yang menjadi poin penting dalam pelaksanaan hewan kurban nanti yang dilaksanakan pada Masjid yang ada di Kabupaten Malinau ialah harus memperlakukan kesejahteraan hewan dan mengetahui pula kondisi dari ternak yang datang," ujar Bryan Toding Ambabunga.
Oleh karena itu, seluruh pengurus Masjid dan panitia kurban diimbau untuk proaktif memantau kondisi fisik hewan kurban yang tiba di tempat penampungan.
"Bagi masyarakat dan panitia juga diminta segera melaporkan ke bidang peternakan apabila menemukan adanya indikasi ternak yang kurang sehat," katanya.
Langkah preventif ini dilakukan mengingat tingginya potensi mobilisasi ternak yang masuk ke wilayah Malinau menjelang hari raya keagamaan.
Upaya pengetatan pemeriksaan kesehatan hewan kurban ini diharapkan mampu memberikan jaminan keamanan bagi warga Malinau yang mengonsumsi daging kurban.
(*)
Penulis : Mohammad Supri