Laporan Muhammad Azzam
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI- Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow di KM 23 sampai KM 28 arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek pada Kamis, (21/5/2026).
Rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran arus kendaraan di tengah peningkatan volume lalu lintas dan pekerjaan pemeliharaan jalan yang masih berlangsung di Ruas Tol Jakarta–Cikampek.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo menyampaikan bahwa pelaksanaan contraflow KM 23 sampai KM 28 telah dilakukan sejak Selasa, 19 Mei 2026 mulai pukul 10.12 WIB.
Pihaknya akan terus dilakukan evaluasi secara berkala menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan.
“Contraflow KM 23 sampai KM 28 arah Cikampek telah dilaksanakan sejak Selasa, 19 Mei 2026 sebagai upaya mendukung kelancaran lalu lintas di sekitar area pekerjaan pemeliharaan jalan," kata Ria dalam keterangan pada Kamis (21/5/2026).
Ia menerangkan, pelaksanaan rekayasa lalu lintas ini akan terus dilakukan evaluasi dan penyesuaian secara situasional berdasarkan kondisi volume kendaraan di lapangan serta atas diskresi Kepolisian.
Jasa Marga bersama Kepolisian terus melakukan pemantauan lalu lintas secara real-time melalui CCTV serta menyiagakan petugas operasional di lapangan guna memastikan arus kendaraan tetap aman dan terkendali selama pekerjaan berlangsung.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut serta mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian pengguna jalan," kata dia.
JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. Pengguna jalan juga diharapkan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan. (MAZ)