Bupati PPU Mudyat Noor Pastikan TPP ASN Tak Dipotong Meski Dihantam Badai Fiskal
Miftah Aulia Anggraini May 21, 2026 04:11 PM

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor memastikan tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi ASN di lingkungan Pemerintah KabupatenPenajam Paser Utara tetap dipertahankan meski daerah tengah menghadapi tekanan fiskal.

Komitmen tersebut disampaikan Mudyat Noor saat menjadi narasumber seminar pendidikan di Gedung Kemenko 3, Ibu Kota Nusantara, Kamis (21/5/2026).

Dalam seminar bertema kolaborasi pusat dan daerah untuk meningkatkan mutu pendidikan itu, ia menyoroti pentingnya menjaga kesejahteraan guru dan ASN agar pelayanan publik tetap berjalan maksimal, terutama di sektor pendidikan.

“Alhamdulillah walaupun daerah saat ini menghadapi badai fiskal, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara tetap berkomitmen tidak melakukan pemotongan TPP. Kami ingin para ASN, termasuk guru, tetap fokus bekerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga: Hari Pertama WFH ASN PPU, Layanan Publik Tetap Normal dan Kantor Lebih Lengang

Menurut Mudyat Noor, kualitas pendidikan tidak bisa dilepaskan dari kondisi tenaga pendidik di lapangan.

Karena itu, Pemkab Penajam Paser Utara memilih mempertahankan TPP demi menjaga motivasi dan kinerja ASN serta guru.

Selain kesejahteraan ASN, ia juga menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter di sekolah.

Pemkab Penajam Paser Utara saat ini mendorong pembiasaan disiplin, kegiatan keagamaan, gotong royong, hingga penguatan wawasan kebangsaan di lingkungan pendidikan.

Baca juga: Kabar Gembira Bagi ASN PPU, Bupati Mudyat Noor Pastikan TPP Cair Penuh tanpa Potongan

Ia menilai pendidikan tidak cukup hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga harus membentuk sikap, tanggung jawab, dan karakter generasi muda.

Seminar tersebut turut menghadirkan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, serta Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian.

Mudyat Noor menilai keberadaan IKN menjadi peluang besar bagi daerah penyangga seperti Penajam Paser Utara untuk menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di masa depan.

“Pendidikan tidak hanya soal kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter anak-anak kita agar memiliki akhlak, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa,” tutupnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.