Ibu Relawan yang Diculik Israel Bangga Anak Bersama Rakyat Gaza di Saat Pemerintah Diam
Desy Selviany May 21, 2026 04:21 PM

WARTAKOTALIVE.COM - Meski sedih, Ibu relawan Gaza As’ad Aras Muhammad (33) Rabia mengaku bangga dengan anaknya yang berangkat ke Palestina. 

As’ad Aras Muhammad (33) merupakan salah satu relawan dari Indonesia yang ditahan oleh Israel saat melakukan pelayaran dengan komunitas Global Sumud Flotilla pada Senin (18/5/2026). 

Wanita asal Makassar itu tidak kuasa menahan tangisnya usai mendengar anaknya ditangkap Israel dalam perjalanan laut ke Gaza. 

Rabia menjelaskan bahwa As'ad memang sudah lama hendak ke Gaza. As'ad ingin membuktikan bahwa rakyat Indonesia bersama rakyat Gaza. 

As'ad ingin rakyat Gaza tidak sendirian dalam penderitaan. 

Diwawancara TribunTimur pada Rabu (20/5/2026), Rabia mengaku sudah merasakan kegelisahan sejak Senin.

Ia bahkan memiliki firasat buruk sebelum mendengar kabar penangkapan tersebut.

“Saya dari kemarin sangat gelisah dan sudah ada firasat bahwa ada masalah yang terjadi,” ujarnya sambil menyeka air mata.

Hingga akhirnya keluarga mendengar kabar bahwa As'ad menjadi salah satu relawan yang diculik Israel. 

Kabar penangkapan As’ad pertama kali diketahui keluarga melalui grup WhatsApp relawan.

Tak lama kemudian, adik As’ad yang berada di Jakarta juga menghubungi keluarga dan menyampaikan informasi serupa.

Baca juga: Netanyahu Marah Besar dan Tegur Ben-Gvir usai Aktivis GSF Ditahan Israel

“Ada grup WhatsAppnya. Di situ saya lihat bahwa anak saya ditangkap Israel,” katanya lirih.

Keluarga pun terpukul usai mendapatkan kabar tersebut. 

Namun kata Rabia, sebagai Ibu dirinya bangga dengan putranya mempunyai anak seperti As'ad yang pemberani mau mengorbankan dirinya ke Gaza demi menjadi relawan. 

Rabia bangga anaknya bisa menyampaikan misi kemanusiaan di tengah pemerintah tidak berbuat apa-apa. 

Sebelumnya 9 relawan Indonesia yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang ikut dalam pelayaran menuju Gaza dipastikan diculik Israel. 

Mereka tersebar di berbagai kapal yang berlayar atas nama Global Sumud Flotilla hendak memberikan bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Daftar 9 Relawan yang diculik Israel itu yakni: 

Kapal 51 Beit Hanun/Zefiro 

1. Herman Budianto Sudarsono – Kapal Zefiro 

2. Ronggo Wirasnu – Kapal Zefiro 

Kapal No 12 Bora Alize 

3. Bambang Noroyono - Kapal Bora Alize 

Kapal No 28 Josef/Yusuf 

4. Andi Angga Prasadewa – Kapal Josef 

Kapal 29 Kasri Sadabat 

5. Hendro Praswtyo – Kapal Kasr 

6. Asad Aras Muhammad – Kapal Kasr

Kapal No 38 Ozgurluk 

7. Thoudy Badai Rifan Billah – Kapal Ozgurluk 

8. Andre Prasetya Nugroho – Kapal Ozgurluk 

9. Rahendro Herubowo – Kapal Ozgurluk

(Wartakotalive.com/DES/TribunTimur)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.