Sempat Hilang di Sungai Sengkarang, Pemuda Asal Pekalongan Ditemukan Tewas, Tenggelam saat Mandi
Listusista Anggeng Rasmi May 21, 2026 04:44 PM

Suasana duka menyelimuti Desa Silirejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, setelah seorang remaja yang tenggelam di Sungai Sengkarang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Irsadi Dwi Pratama (18), warga Dukuh Gorek, Desa Waru Lor, Kecamatan Wiradesa.

Kabar penemuan korban pada Selasa siang (19/5/2026) sekitar pukul 13.30 WIB langsung membuat suasana di sekitar lokasi dipenuhi tangis keluarga dan warga yang sejak awal menanti dengan penuh harap.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang saat mandi dan berenang bersama sejumlah temannya di aliran Sungai Sengkarang pada Senin sore (18/5/2026).

Awalnya suasana di bantaran sungai tampak biasa seperti hari-hari sebelumnya ketika sejumlah remaja memanfaatkan aliran sungai untuk bermain air.

Namun keceriaan itu berubah menjadi kepanikan saat korban diduga terseret arus dan tidak lagi muncul ke permukaan.

Teman-teman korban sempat berusaha mencari dan memanggil namanya, tetapi tubuh Irsadi tak kunjung terlihat.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan ke lokasi untuk memberikan pertolongan.

Laporan mengenai hilangnya korban kemudian diteruskan kepada petugas dan tim SAR gabungan untuk dilakukan pencarian besar-besaran.

Dikutip dari Instagram @pekalonganinfo, Kamis (21/5/2026), proses pencarian dimulai sejak Senin sore dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet dan peralatan pencarian lainnya.

Meski kondisi arus sungai cukup menantang, tim SAR bersama relawan dan warga tetap berusaha mencari hingga malam hari.

Pencarian kemudian kembali dilanjutkan pada Selasa pagi dengan memperluas area penyisiran di sepanjang Sungai Sengkarang.

ILUSTRASI tenggelam
ILUSTRASI tenggelam (Tribun)

Korban Ditemukan

Suasana haru menyelimuti lokasi ketika tubuh korban akhirnya ditemukan tidak jauh dari titik awal tenggelam.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah lebih dari sehari dinyatakan hilang di sungai tersebut.

Tangis keluarga pecah saat jasad Irsadi berhasil dievakuasi oleh petugas dari aliran sungai.

Warga sekitar yang menyaksikan proses evakuasi juga tampak larut dalam kesedihan atas musibah yang menimpa remaja tersebut.

Peristiwa tragis ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan bahaya berenang di sungai tanpa pengawasan dan memperhatikan kondisi arus air.

Sungai Sengkarang sendiri dikenal memiliki beberapa titik arus yang cukup deras terutama setelah hujan turun di wilayah hulu.

Kehilangan Irsadi meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta warga sekitar yang mengenalnya sebagai sosok remaja yang ramah.

Doa dan ucapan belasungkawa terus mengalir untuk keluarga korban yang kini harus menerima kenyataan pahit kehilangan anak mereka dalam tragedi yang memilukan tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.