Suasana malam di kawasan Kertoharjo, Kota Pekalongan, mendadak berubah mencekam setelah kembali terjadi aksi begal payudara yang meresahkan warga.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu malam (20/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di jalur persawahan arah Simbang Wetan, tepatnya di sekitar kawasan yang dikenal warga sebagai Jembatan Merah Kertoharjo.
Lokasi yang minim penerangan dan jauh dari permukiman membuat suasana malam di area tersebut terasa sunyi dan menakutkan.
Korban diketahui sedang dalam perjalanan pulang ke rumah setelah membeli makanan malam seorang diri menggunakan sepeda motor.
Tanpa disadari, korban ternyata diduga sudah dibuntuti oleh pelaku sejak beberapa saat sebelumnya.
Dikutip dari Instagram @pekalonganinfo, Kamis (21/5/2026), pelaku terus mengikuti dari belakang sambil mencari kesempatan untuk melancarkan aksinya di jalan yang sepi.
Saat korban melintas di dekat Jembatan Merah, pelaku tiba-tiba mendekat dan memepet kendaraan korban dari sisi samping.
Dalam hitungan detik, pelaku langsung melakukan aksi begal payudara yang membuat korban syok dan panik luar biasa.
Beruntung saat kejadian korban mengenakan jaket tebal sehingga tangan pelaku justru menarik bagian jaket, bukan tubuh korban secara langsung.
Meski demikian, tarikan mendadak tersebut membuat korban kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh dari sepeda motornya.
Korban sempat membanting stir untuk menghindari terjatuh ke jalan maupun area persawahan di sekitar lokasi kejadian.
Dalam kondisi ketakutan, korban berteriak meminta pertolongan sambil berusaha menyelamatkan diri dari pelaku yang langsung melarikan diri usai beraksi.
Namun suasana jalan yang sepi membuat teriakan korban tidak terdengar warga sekitar.
Tidak ada pengendara lain maupun masyarakat yang melintas saat kejadian berlangsung sehingga korban harus menghadapi situasi mencekam itu seorang diri.
Aksi tersebut kembali memunculkan keresahan warga karena diduga dilakukan oleh pelaku yang sama dengan kasus serupa sebelumnya.
Pelaku disebut memiliki ciri-ciri menggunakan jaket dan helm tertutup saat beraksi agar identitasnya sulit dikenali.
Selain itu, pelaku juga diduga mengendarai sepeda motor PCX berwarna merah yang beberapa kali disebut muncul dalam laporan kejadian serupa di wilayah Pekalongan.
Warga kini mulai khawatir melintasi jalur sepi pada malam hari, terutama kawasan persawahan yang minim lampu penerangan.
Masyarakat berharap aparat segera melakukan patroli dan penyelidikan lebih lanjut agar pelaku bisa segera ditangkap sebelum kembali memakan korban berikutnya.
Warga juga diimbau untuk lebih waspada, menghindari bepergian sendirian di malam hari, dan segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di kawasan yang rawan tindak kejahatan tersebut.