453 Peserta Ikuti Seleksi Bintara 2026, Polda Maluku Pastikan Tanpa Kecurangan dan Titipan
Ode Alfin Risanto May 21, 2026 06:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Polda Maluku menegaskan komitmennya menghadirkan proses rekrutmen anggota Polri yang bersih dan transparan melalui pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) Uji Akademik dan Uji Kompetensi Komputer Penerimaan Terpadu Bintara Polri Tahun Anggaran 2026.

Sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap jalannya seleksi, Karo SDM Polda Maluku, Komnes Pol. Jemi Junaidi turun meninjau pelaksanaan ujian CAT pada hari terakhir seleksi, Rabu (20/5/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan penerimaan anggota Polri berjalan sesuai prinsip BETAH atau Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis.

“Polda Maluku berkomitmen penuh menghadirkan proses rekrutmen Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Tidak ada ruang untuk praktik kecurangan, titipan maupun intervensi dalam tahapan seleksi ini,” tegas Kombes Pol Jemi Junaidi.

Baca juga: Seleksi Vikaris GPM 2026 Tuai Polemik di Medsos, Netizen Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Syarat

Baca juga: Retribusi Parkir Apung Hanya Rp. 1 Juta dalam 30 Hari, Dishub Ambon Cari Solusi

453 Peserta Ikut Seleksi Hari Terakhir

Pelaksanaan Uji Akademik dan Uji Kompetensi Komputer berlangsung selama lima hari sejak 13 Mei hingga 20 Mei 2026.

Seleksi digelar di tiga lokasi berbeda di Kota Ambon, yakni SMA Negeri 2 Ambon, SMP Kristen YPKPM Ambon dan SMP Negeri 19 Ambon.

Berdasarkan data panitia, pada hari terakhir pelaksanaan ujian tercatat sebanyak 453 peserta hadir dari total 456 peserta yang terdaftar.

Sementara tiga peserta lainnya dinyatakan tidak hadir.

Karo SDM Polda Maluku menegaskan seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk lulus berdasarkan kemampuan masing-masing tanpa adanya perlakuan khusus.

“Seluruh peserta bersaing secara objektif berdasarkan kemampuan dan hasil yang diperoleh sendiri,” ujarnya.

Diawasi Ombudsman hingga Media

Untuk menjamin proses seleksi berjalan objektif dan profesional, Polda Maluku juga melibatkan pengawasan internal maupun eksternal.

Pengawasan internal dilakukan oleh Itwasda dan Bid Propam Polda Maluku.

Sedangkan pengawasan eksternal melibatkan Ombudsman RI Perwakilan Maluku, Pranata Laboratorium Pendidikan Politeknik Negeri Ambon hingga awak media.

Keterlibatan unsur eksternal tersebut menjadi bagian dari upaya Polri membangun sistem rekrutmen yang bersih, terbuka dan dipercaya masyarakat.

Selain itu, hasil ujian CAT juga dapat langsung diketahui peserta secara real time sesaat setelah ujian selesai dilaksanakan.

Sistem tersebut dinilai mampu meminimalisasi potensi manipulasi nilai sekaligus memperkuat transparansi dalam proses seleksi anggota Polri.

Peserta Diminta Percaya Diri

Dalam kesempatan itu, Kombes Pol Jemi Junaidi juga mengingatkan seluruh peserta agar percaya pada kemampuan diri sendiri saat mengerjakan soal ujian.

Adapun materi yang diujikan meliputi pengetahuan umum, wawasan kebangsaan, penalaran numerik, bahasa Inggris hingga uji kompetensi komputer.

“Kerjakan seluruh soal dengan teliti dan tenang. Percaya pada kemampuan diri sendiri karena kelulusan ditentukan oleh hasil kerja keras dan kemampuan masing-masing peserta,” katanya.

Pelaksanaan ujian dari hari pertama hingga hari terakhir dilaporkan berlangsung tertib, aman dan lancar.

Polda Maluku berharap proses rekrutmen yang terbuka dan profesional tersebut dapat melahirkan calon anggota Polri yang berkualitas, berintegritas dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.