Pemkab Kediri Siapkan Beasiswa Lanjutan untuk Siswa Lulusan Perdana SMA Boarding School
Rendy Nicko May 21, 2026 07:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri terus menunjukkan komitmennya dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Salah satunya melalui program SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School, sekolah berasrama gratis yang kini berhasil meluluskan ratusan siswa angkatan pertama pada tahun 2026.

Sekolah tersebut diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mendapatkan akses pendidikan berkualitas secara gratis, lengkap dengan fasilitas asrama dan program pembinaan.

Dalam upaya memastikan keberlanjutan pendidikan para lulusan, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bersama Ketua Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito menggelar pertemuan dengan Putra Sampoerna Foundation (PSF) dan pihak SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School di Kantor Pemkab Kediri, Rabu (20/5/2026).

Pertemuan tersebut membahas perkembangan sekolah boarding, termasuk kelanjutan pendidikan siswa angkatan pertama yang telah dinyatakan lulus pada tahun ini.

Baca juga: 4 Dokter Spesialis RSUD Trenggalek Cuti Haji, Manajemen Datangkan Pengganti Dari Kediri

"Highlight dari pertemuan ini, pertama kita membicarakan bagaimana anak-anak ini bisa tetap mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya," kata Mas Dhito.

Selama berdirinya SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School, Pemerintah Kabupaten Kediri memberikan dukungan penuh kepada seluruh siswa melalui program beasiswa dan pembinaan pendidikan.

Mas Dhito juga memberikan apresiasi kepada Putra Sampoerna Foundation yang selama ini menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Kediri dalam mendampingi pengembangan kualitas siswa maupun tenaga pengajar di sekolah boarding tersebut.

Dari total 126 siswa angkatan pertama yang lulus tahun 2026, sebanyak 84 siswa telah diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, maupun sekolah kedinasan. Dari jumlah tersebut, 33 siswa bahkan telah mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan.

Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa program pendidikan gratis berbasis boarding school mampu membuka peluang lebih besar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Selain membahas keberlanjutan beasiswa, Mas Dhito juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pendidikan dan sistem pengajaran yang selama ini sudah berjalan baik di SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School.

"Besar harapan kami jangan sampai sistemnya (yang telah berjalan baik-red) menjadi kendor," ungkapnya.

Tak hanya fokus pada siswa, pertemuan dengan PSF juga membahas pengembangan program pelatihan peningkatan kapasitas guru di Kabupaten Kediri. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh, baik dari sisi peserta didik maupun tenaga pendidik.

Melalui program sekolah boarding gratis ini, Pemkab Kediri berharap semakin banyak anak dari keluarga prasejahtera yang mampu mengenyam pendidikan tinggi dan memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup di masa depan.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.