- Pemkot Surabaya buka suara soal viralnya truk 'Koperasi Desa Merah Putih' mengambil barang dari gudang swalayan swasta.
Kabid Koperasi Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya, Reza Fahreddy, belum mengetahui lokasi dalam video tersebut.
“Kalau (video truk Koperasi Desa Merah Putih) itu di (Pergudangan) Rungkut, saya kurang tahu,” kata Reza saat dikonfirmasi, Rabu (20/5/2026).
Namun, Reza membenarkan bahwa BUMN yang bertugas mengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bekerjasama dengan PT Indomarco.
“Kalau versinya Indofood, Indomarko itu distributornya Indofood, ke kami dinas (Dinkopumdag) menginformasikan Indofood sebagai prinsipal sudah bekerja sama dengan PT. Agrinas,” ujarnya.
Oleh karena itu, menurut Reza, video truk KDMP yang mengambil barang ke Gudang Indomarco, kemungkinan benar.
Sebab, perusahaan swasta itu merupakan distributornya.
Reza menegaskan bahwa Pemkot Surabaya hanya akan memiliki aset KDMP.
Namun mereka tidak memiliki kewenangan untuk mengelola barang yang dijual.
Dari video yang sebelumnya beredar, tampak dua truk berwarna putih bertulisan 'Koperasi Desa Merah Putih' keluar dari gudang gerbang biru.
Truk tersebut diketahui mengambil barang dari PT Indomarco.
Isu tersebut kemudian memancing perhatian publik karena dikaitkan dengan kerja sama antara pemerintah dan pihak swasta dalam pengelolaan distribusi barang untuk koperasi desa.
Padahal kopdes disebut harusnya menjual produk-produk dari UMKM.