Layanan Gratis Omah Terapi-KU, Membantu Anak dan Lansia Pulih Fisik dan Mental
Wiwit Purwanto May 21, 2026 09:32 PM

 

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Omah Terapi-KU di Sidoarjo, menghadirkan layanan terapi inklusif bagi anak berkebutuhan khusus, penyandang disabilitas, lansia, dan masyarakat umum yang membutuhkan rehabilitasi sosial.

Inovasi Layanan Sosial Terpadu untuk Semua Kalangan

Inovasi Omah Terapi-KU hadir sebagai komitmen Pemprov Jatim dalam mewujudkan pelayanan sosial yang inklusif dan berkeadilan.

Layanan ini dirancang khusus untuk penerima manfaat di UPT Dinas Sosial Jatim sekaligus terbuka bagi masyarakat umum.

Khofifah menekankan prioritas diberikan kepada keluarga dalam desil 1 hingga 5 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Baca juga: 80 Persen Faskes Siap Layani ODHA, Dinkes Kota Kediri Tekankan Akurasi Terapi ARV

Berbagai jenis terapi ditawarkan, mulai dari fisioterapi, terapi okupasi, terapi sensorik integrasi bagi anak autis, hingga terapi wicara.

Saat ini, layanan aktif di tiga lokasi yakni,

  • UPT PPSAB Sidoarjo untuk anak berkebutuhan khusus,
  • Balai Pelayanan Rehabilitasi Sosial PMKS Sidoarjo untuk orang dewasa,
  • UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang untuk penyandang disabilitas sensorik netra.

Sentuhan Kemanusiaan Jadi Kunci Pemulihan

Khofifah mengungkapkan, sentuhan kemanusiaan menjadi bagian terpenting dalam proses pemulihan dan penyembuhan.

Baca juga: Tren Wellness di Surabaya: Pergeseran Gaya Hidup Urban dan Inovasi Terapi

"Jadikan tempat ini sebagai rumah pemulihan yang tidak hanya membantu proses penyembuhan secara fisik, tetapi juga menguatkan mental dan membangun rasa percaya diri sehingga menumbuhkan harapan baru bagi para penerima manfaat beserta keluarganya," ujarnya.

Di UPT PPSAB Sidoarjo, sebanyak 50 bayi dan anak sudah dilayani dengan rincian usia 0-2 tahun sebanyak 34 orang (6 dalam proses adopsi), usia 5 tahun ke atas 2 anak, serta disabilitas usia 6 bulan hingga 13 tahun sebanyak 14 anak.

Masyarakat umum tercatat 20 orang dan dilayani setiap Rabu secara gratis. Dukungan Poltekkes Kemenkes Surakarta dan PT PLN Persero juga memegang peran penting dalam terwujudnya Omah Terapi-KU.

Khofifah optimis layanan ini akan terus berkembang menjadi pusat rehabilitasi sosial unggul yang nyaman, ramah, dan profesional, dengan pelayanan yang memprioritaskan empati, kesabaran, dan ketulusan.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.