Rakorda SALUT 2026 di Samarinda Hadirkan Diskusi Strategis dan Pelatihan Branding Media Sosial
Budi Susilo May 21, 2026 10:11 PM

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Universitas Terbuka Samarinda menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) SALUT UT Samarinda 2026, di Gedung UT Samarinda, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (20/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Memperkuat Jejaring, Meningkatkan Layanan: SALUT Kaltim Bersinergi” ini dihadiri oleh 39 SALUT se-Kalimantan Timur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur UT Samarinda, Rusna Ristasa; Manajer Perluasan Daya Jangkau, Registrasi dan Ujian, Haris Masri; Manajer Pembelajaran, Kemahasiswaan dan Alumni, Ernayanti Nur Widhi; serta Manajer Keuangan, Sumber Daya dan Umum, Heri Indrawan.

Kegiatan ini dibuka melalui sambutan Direktur UT Samarinda, Rusna Ristasa. Ia menegaskan pentingnya penguatan jejaring antar SALUT di tengah perkembangan dan tantangan dunia pendidikan saat ini.

Baca juga: Jemaah Haji Kukar Diimbau Jaga Kesehatan dan Kurangi Aktivitas Media Sosial

Disampaikannya, tema Rakorda tahun ini mengandung makna yang sangat dalam.

"Di era perubahan cepat seperti sekarang, kekuatan kita tidak hanya terletak pada masing-masing SALUT, tetapi pada kemampuan kita untuk saling terhubung, bekerja sama, dan berbagi praktik baik. Jejaring bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan,” ujar Rusna, dalam keterangannya yang dihimpun Tribun Kaltim, Kamis (21/5/2026).

Rakorda Salut
RAKODA SALUT 2026 - Kegiatan Rakorda SALUT 2026 suguhkan acara diskusi strategis dan pelatihan branding Media Sosial. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Sharing Seasons yang berfokus pada peningkatan koordinasi antar pengurus SALUT. Sesi ini diwarnai diskusi interaktif dan tanya jawab antara pengurus SALUT bersama jajaran manajer dan Direktur UT Samarinda.

 

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan Diseminasi Informasi Kebijakan Universitas Terbuka yang disampaikan oleh para manajer UT Samarinda. 

Haris Masri membahas kesiapan pelaksanaan ujian yang akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang.

Sementara itu, Ernayanti Nur Widhi menyampaikan berbagai informasi terkait pembelajaran mahasiswa, mulai dari tutorial online hingga layanan akademik lainnya.

Sedangkan Heri Indrawan, memaparkan kebijakan terkait keuangan, sumber daya, serta kerja sama antara SALUT dan UT Samarinda.

Suasana Rakorda semakin dinamis melalui sesi Sharing Seasons yang membahas evaluasi kinerja pengurus SALUT dan perencanaan perbaikan pengelolaan SALUT ke depan. 

Dalam sesi ini, para peserta diberikan kesempatan menyampaikan evaluasi, masukan, hingga berbagai kendala yang dihadapi di lapangan agar dapat dicarikan solusi bersama.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Sharing Seasons yang berfokus pada peningkatan koordinasi antar pengurus SALUT.

Sesi ini diwarnai diskusi interaktif dan tanya jawab antara pengurus SALUT bersama jajaran manajer dan Direktur UT Samarinda.

“Saya mengapresiasi kegiatan Rakorda kali ini. Acara berjalan lancar sesuai agenda, membahas hal-hal terupdate, serta mempererat jejaring antar SALUT,” kata Kepala SALUT Merdeka Tanah Paser Grogot, Suryawan.

Baca juga: Gerakan Literasi Balikpapan, Menyelami Makna Surat Kartini dan Beranda Instagramnya Maryam

Senada demikian, Kepala SALUT Insan Cerdas Batiwakkal, Listia berharap sinergi antara UT dan SALUT semakin kuat pasca kegiatan Rakorda tersebut.

“Dengan adanya kegiatan RAKORDA kali ini, mudah-mudahan antara UT dengan SALUT semakin bersinergi dan akan makin mendongkrak jumlah lonjakan mahasiswa UT Samarinda ke depannya,” ungkapnya.

Tidak hanya membahas koordinasi dan kebijakan, Rakorda juga menghadirkan Pelatihan Pembuatan Konten yang dipandu oleh Tim Pusat Komunikasi Publik dan Kerjasama (PKPKS) dari UT Pusat. 

Pelatihan tersebut diikuti oleh staf marketing dan staf konten SALUT dari seluruh Kalimantan Timur.

Kegiatan berlangsung meriah dan interaktif. Selain mendapatkan materi mengenai branding SALUT di media sosial, peserta juga langsung mempraktikkan pembuatan konten kreatif dengan pendampingan dari tim PKPKS pusat.

Menutup kegiatan, Direktur UT Samarinda kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh SALUT yang telah menunjukkan dedikasi dalam mendukung layanan pendidikan UT di daerah.

Baca juga: Sewa Buku Balikpapan, Dimulai dari Pandemi dan Membebaskan Literasi

“Saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh SALUT yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa, termasuk SALUT-SALUT yang terus berinovasi memperluas jangkauan, membangun komunikasi yang lebih intens dengan mahasiswa, hingga memastikan setiap layanan dari registrasi, tutorial, sampai ujian berjalan dengan baik,” pungkas Rusna Ristasa.

Melalui Rakorda 2026 ini, UT Samarinda optimis sinergi antar-SALUT di Kalimantan Timur akan semakin solid.

Harapannya, peningkatan kualitas layanan pendidikan terbuka dan jarak jauh dapat semakin dirasakan masyarakat, sekaligus mendorong lonjakan jumlah mahasiswa UT Samarinda ke depannya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.