TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- Dalam upaya menjaga keberlanjutan pasokan energi domestik terus diperkuat di tengah meningkatnya kebutuhan gas bumi nasional dan tantangan transisi energi.
PT Perusahaan Gas Negara (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina resmi menyepakati prinsip-prinsip komersial utama dengan INPEX terkait rencana penyerapan LNG dan gas bumi dari Proyek Abadi LNG Blok Masela.
Kesepakatan tersebut ditandatangani dalam ajang Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 di Jakarta, Rabu (20/5/2026), sebagai langkah awal menuju perjanjian jual beli yang mengikat.
Direktur Utama PGN, Arief K. Risdianto, mengatakan kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen PGN dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumber gas domestik untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat dan industri nasional.
Melalui kerja sama tersebut, PGN bersama INPEX serta mitra joint venture PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan PETRONAS Masela Sdn. Bhd. akan melanjutkan pembahasan menuju tahap Sale and Purchase Agreement (SPA) untuk pasokan LNG dan gas bumi.
Menurut Arief, keterlibatan PGN sebagai pembeli domestik juga menjadi bentuk sinergi dalam Pertamina Group, di mana PHE berperan di sektor hulu dan PGN memperkuat sisi hilir agar pasokan energi dalam negeri dapat dimanfaatkan secara optimal.
Langkah ini dinilai sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memaksimalkan pemanfaatan sumber daya alam domestik sekaligus mendukung transisi energi melalui penggunaan gas bumi yang lebih ramah lingkungan.
Dengan besarnya cadangan gas yang dimiliki Blok Masela, kerja sama tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan energi nasional dalam jangka panjang serta memperkuat ketahanan energi Indonesia. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)