Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Seorang warga dilaporkan tenggelam setelah perahu yang digunakannya untuk mengangkut buah sawit mengalami kebocoran dan karam di Sungai Gampong Ujong Padang, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (21/5/2026) sore.
Korban diketahui bernama Syarkani (40) atau akrab disapa Car, warga Gampong Ujong Padang.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat korban bersama seorang rekannya sedang mengangkut hasil panen sawit menggunakan perahu melalui aliran sungai setempat.
Berdasarkan informasi dihimpun Serambinews.com, sebelumnya korban bersama rekannya memanen sawit sejak sekitar pukul 13.00 WIB di seberang sungai dan bukan mencari ikan.
Setelah selesai memanen, keduanya membawa hasil panen menggunakan perahu untuk dibawa pulang.
Namun saat berada di tengah sungai dan hendak menepi ke daratan, perahu yang mereka gunakan diduga mengalami kebocoran hingga akhirnya karam.
Baca juga: Warga Ujung Padang Bakongan Dilaporkan Hanyut dan Tenggelam di Sungai
Korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri dan tenggelam terbawa arus sungai.
Sementara rekan korban berhasil menyelamatkan diri dalam peristiwa tersebut.
Hingga Kamis malam, warga bersama tim terkait masih melakukan pencarian terhadap korban di sekitar lokasi kejadian.
Korban diketahui bernama Syarkani atau akrab disapa Car (40), warga Desa Ujung Padang, Kecamatan Bakongan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pusdalops PB BPBD Aceh Selatan, Kamis (21/5/2026) korban diduga sedang mencari ikan di sekitar sungai sebelum akhirnya terseret arus sungai yang cukup deras hingga hanyut dan tenggelam.
Baca juga: Muara Dangkal di Bakongan, Nelayan Sampaikan Keluhan ke Bupati Mirwan, Ini Tanggapannya
Peristiwa tersebut sontak menghebohkan warga setempat. Masyarakat bersama aparat terkait langsung melakukan upaya pencarian di lokasi kejadian.
Menerima laporan tersebut, personel Damkar Pos 05 Bakongan segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban. Pencarian dilakukan bersama unsur TNI, Polri, Muspika setempat, serta masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Selatan melalui Kabid Damkar dan Penyelamatan Aris Monkuba juga telah menugaskan personel untuk turun ke lokasi guna membantu proses pencarian dan penanganan kejadian.
Selain itu, Petugas Pusdalops PB BPBD Kabupaten Aceh Selatan turut melakukan koordinasi dengan BASARNAS Meulaboh terkait proses pencarian korban.
Hingga Kamis malam, korban belum berhasil ditemukan. Proses pencarian sementara dihentikan dan akan kembali dilanjutkan, Jumat (22/5/2026). (*)