TRIBUN PEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau akan melakukan konsolidasi kepada masing-masing Pengurus Provinsi Cabang Olahraga pasca Pelaksana Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI.
Salah satu yang penting untuk dikoordinasikan terkait format baru dalam pelaksanaan event olahraga.
Format tersebut dengan pengembangan multi-event olahraga nasional agar lebih spesifik.
Beberapa cabang olahraga nantinya akan dibagi menjadi empat kategori yakni PON Bela Diri, PON Pantai (Beach Games), PON Indoor dan PON Remaja.
Wakil Ketua KONI Riau, Khairul Fahmi kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (22/5/2026) mengatakan format pengembangan multi event ini akan memberikan ruang yang lebih lega untuk memaksimalkan persiapan atlet dan penganggaran.
"Kita akan segera melakukan sosialisasi kepada masing-masing pengprov. Ini format yang baru yang juga harus disesuaikan," ungkap Fahmi.
Menurut Fahmi, lewat event PON dengan pengkategorian tersebut, maka persiapan bisa dimaksimalkan. Karena event sudah pasti dilaksanakan karena berkaitan dengan multi cabor.
Baca juga: Plt Gubri Minta KONI dan Seluruh Cabor Berkantor di Kawasan Stadion Utama Riau
Baca juga: Meski Event Olahraga Daerah Dibatalkan, KONI Riau Sebut Pembinaan Atlet Terus Berjalan
Ditambahkan Fahmi, KONI juga punya peran yang lebih banyak untuk memastikan masing-masing pengprov cabor agar terus melakukan pembinaan pada atlet.
"Biasanya kalau event nya single, waktunya tak jelas. Bisa maju, bisa pula mundur. Lewat multi event dengan kategori ini kita bisa memastikan pelaksanaan dan disesuaikan dengan kesiapan atlet dan juga anggarannya," pungkas Fahmi.
Pelaksanaan PON Utama
Rapat Kerja Nasional dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa Komite Olahraga Nasional Indonesia 2026 menetapkan PON XXIII/2032 digelar di Banten-Lampung.
Komite Olahraga Nasional Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) 2026 di Hotel Pullman, Jakarta Barat, Kamis (21/5/2026).
Salah satu keputusan penting yang dihasilkan dalam forum tersebut adalah penetapan Banten dan Lampung sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional 2032.
Dengan keputusan tersebut, PON XXIII/2032 akan kembali dilaksanakan di dua provinsi.
Sebelumnya, konsep serupa telah diterapkan pada PON 2024 di Aceh dan Sumatra Utara serta PON 2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Selain membahas tuan rumah PON, Musornaslub KONI 2026 juga mengesahkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) terbaru.
Dalam penyempurnaan tersebut, KONI kini memiliki tugas memberikan rekomendasi kepada pemerintah terkait penentuan atlet yang akan tampil pada ajang olahraga internasional.
Tak hanya itu, KONI juga resmi memiliki kode etik organisasi yang menjadi pedoman moral bagi seluruh pengurus dan anggota
Perubahan lain menyentuh aturan pemilihan pimpinan organisasi olahraga.
Ketua umum KONI, organisasi cabang olahraga prestasi, hingga organisasi olahraga fungsional di tingkat pusat maupun daerah kini dapat dipilih kembali lebih dari dua periode selama memenuhi persyaratan dan mendapatkan dukungan aklamasi dari seluruh anggota.
(Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat)