PT JOE Libatkan Warga Pulau Sabira di IPA Convex 2026, Dorong UMKM Naik Kelas
Dwi Rizki May 22, 2026 04:21 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT Jakarta OSES Energi (PT JOE), anak usaha PT Jakarta Propertindo mempertegas langkah penguatan tata kelola Participating Interest (PI) 10 persen melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) di sela pelaksanaan Indonesia Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2026 di ICE BSD City, Tangerang Selatan.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan langsung oleh Direktur PT Jakarta OSES Energi (PT JOE), Astar Simorangkir, bersama Sekretaris Jenderal ADPMET, Dr. Andang Bachtiar.

Kolaborasi tersebut disiapkan sebagai fondasi sinergi antarperusahaan pemegang PI 10 persen di Indonesia, sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan dan keberlanjutan pengelolaan sektor energi di daerah.

Direktur PT JOE, Astar Simorangkir, mengatakan kerja sama ini diarahkan untuk mempercepat penguatan peran perusahaan daerah agar mampu memberi dampak lebih luas terhadap pembangunan wilayah dan ketahanan energi nasional.

“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas perusahaan pemegang PI 10 persen, membangun tata kelola yang transparan dan akuntabel, sekaligus mendorong keberlanjutan bisnis perusahaan daerah pengelola PI,” ujar Astar dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak akan berfokus pada sejumlah agenda utama, mulai dari penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan tata kelola pengelolaan PI 10 persen, pengembangan kolaborasi antarpengelola PI di berbagai daerah, hingga peningkatan pengetahuan dan pemahaman terkait pengelolaan participating interest.

Tak hanya memperkuat aspek kelembagaan, keikutsertaan PT JOE dalam IPA Convex 2026 juga dimanfaatkan untuk menunjukkan pendekatan perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) di wilayah operasional.

Dalam sesi berbagi yang digelar pada IPA Convex 2026, PT JOE memaparkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan di Pulau Sabira dan sejumlah wilayah lain di Kepulauan Seribu.

Program TJSL tersebut menjadi bagian dari mandat perusahaan sebagai pengelola PI 10 persen Wilayah Kerja (WK) SES di DKI Jakarta. Fokusnya tidak hanya pada aspek bisnis dan operasional, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat yang berada di sekitar wilayah terdampak aktivitas industri.

Empat pilar utama program TJSL yang dipaparkan mencakup penguatan ekonomi lokal melalui dukungan sarana UMKM, peningkatan layanan kesehatan masyarakat termasuk pelaksanaan khitanan massal di Pulau Sabira, pembangunan infrastruktur dasar seperti renovasi masjid dan fasilitas sanitasi, serta penguatan agenda lingkungan melalui pengelolaan sampah dan pelestarian ekosistem laut.

Momen yang menjadi perhatian dalam sesi tersebut adalah kehadiran langsung perwakilan masyarakat Pulau Sabira.

Baca juga: Kambuh Lagi, Dua Residivis Curanmor di Cipayung Jaktim Kembali Ditangkap Polisi

Ketua RT 04 Pulau Sabira, Siti Fatimah, bersama Sekretaris RT 01 Pulau Sabira, Rohaenah, hadir membawa produk-produk UMKM binaan untuk diperkenalkan kepada pengunjung IPA Convex 2026.

Kehadiran warga dinilai menjadi representasi bahwa program TJSL tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, melainkan diarahkan untuk memperluas akses ekonomi masyarakat hingga ke ruang promosi nasional.

“Program TJSL yang kami laksanakan di Kepulauan Seribu bukan sekadar kewajiban, melainkan wujud nyata komitmen PT JOE untuk hadir dan bermanfaat bagi masyarakat yang hidup berdampingan dengan aktivitas operasional kami. Melalui IPA Convex 2026 ini, kami ingin berbagi pengalaman sekaligus menginspirasi perusahaan-perusahaan lain untuk menjalankan TJSL yang berdampak nyata,” ungkap Astar.

PT JOE menyatakan akan terus memperkuat kapasitas perusahaan, berbagi praktik terbaik pengelolaan PI 10 persen, serta memperluas jejaring kolaborasi industri migas nasional. 

Sebagai BUMD DKI Jakarta yang mendapat mandat pengelolaan PI 10 persen WK SES, perusahaan menargetkan kontribusi yang berkelanjutan bagi pendapatan daerah dan pemberdayaan masyarakat Kepulauan Seribu.(m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.