TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Kantor Pertanahan Kabupaten Ende menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Target Perizinan dan Sertipikasi Aset serta Serah Terima Lahan untuk pembangunan proyek ketenagalistrikan di wilayah Nusa Tenggara tahun 2026 yang digelar di Lombok pada 6–7 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi NTT beserta jajaran, Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Nusa Tenggara beserta tim, serta Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Ende yang didampingi Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran serta Kepala Subbagian Tata Usaha.
Turut hadir pula Koordinator Sinkronisasi Pemanfaatan Ruang Wilayah D Kementerian ATR/BPN beserta tim.
FGD ini menjadi forum strategis dalam memperkuat koordinasi antara Kantor Pertanahan Ende dan PLN, khususnya dalam percepatan perizinan, pengadaan tanah, serta sertipikasi aset PLN di wilayah Kabupaten Ende.
Baca juga: Siswi SMATER Maumere Charysa Dipercaya Bertugas di Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Ende
Dalam forum tersebut juga dibahas berbagai kendala di lapangan serta strategi percepatan penyelesaian administrasi pertanahan agar lebih efektif dan terarah.
Dalam pemaparan, Unit Pelaksana Proyek NUSRA 2 menyampaikan terdapat delapan target sertipikasi di wilayah Ende pada tahun 2026, yang terdiri dari tujuh target untuk proyek SUTT 150 kV Bajawa–Ropa Section I dan satu target untuk SUTT 70 kV Ropa–Maumere lanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kerja sama yang lebih erat dan berkelanjutan antara Kantor Pertanahan Kabupaten Ende dan PLN.
Sinergi tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung perlindungan aset negara, mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, serta meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Ende dan wilayah sekitarnya.