Penyerang tersebut masuk daftar skuad secara tak terduga, bahkan bagi pelatih tim nasional Inggris sendiri.
Thomas Tuchel mengungkapkan bahwa keputusan untuk memasukkan Ivan Toney ke dalam skuad Piala Dunia Inggris merupakan kejutan bagi sang pelatih tim nasional.
Tuchel sebelumnya hanya memanggil Toney satu kali sejak dirinya menjabat, memberikan kesempatan bermain sebagai pemain pengganti pada menit ke-88 dalam laga persahabatan yang berakhir dengan kekalahan dari Senegal pada Juni lalu.
Banyak yang memperkirakan peluang Toney sudah tertutup, namun ternyata ia terpilih mengungguli nama-nama seperti Dominic Calvert-Lewin, Jarrod Bowen, dan Danny Welbeck.
Di luar sorotan besar media, Toney tampil gemilang bersama klub Liga Pro Saudi, Al-Ahli, dengan mencetak 41 gol dan memberikan 11 assist sepanjang musim ini.
Saat ditanya alasan pemilihan Toney, Tuchel menjawab: “Ini juga merupakan kejutan yang indah bagi kami.”
“Saya mendapat umpan balik yang luar biasa dari pelatih klubnya, yang dulu merupakan pemain saya, dan saya memiliki hubungan yang dekat dengannya. Saya selalu mendapat laporan positif tentang perannya di sana, tentang kemampuannya, tentang kebugarannya. Kami bisa melihat bahwa ia masih mampu mencatatkan angka-angka yang impresif.”
“Saya pikir ia memiliki kemampuan khusus yang bisa membantu kami, terutama dalam situasi ketika kami sedang mengejar hasil atau membutuhkan gol.”
“Saya rasa ia bisa menjadi tambahan yang sangat berharga bagi Harry Kane. Ia bisa menjadi kehadiran penting di dalam kotak penalti. Saat kami menekan untuk mencetak gol, ia mampu menarik perhatian bek lawan dari penyerang lain. Ia memiliki naluri alami di dalam kotak, seorang penyelesai alami. Ia juga bisa membantu kami dalam situasi bola mati karena ia sangat kuat di udara. Ia sangat baik dalam menggunakan tubuhnya, dan jangan lupa, ia adalah eksekutor penalti kelas dunia.”