TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Terjawab sudah alasan Manado tidak laksanakan ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (02SN) dan Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tahun 2026.
Alasan tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado Peter Bart Assa.
Ia mengakui ada beberapa penyebabnya.
Baca juga: Manado Absen Dalam 02SN dan FLS3N, Ini Klarifikasi Kadis Pendidikan
Absennya Manado ini jadi sorotan luas.
Lantaran baru sekali ini terjadi dan agak mustahil Manado absen bisa absen di dua ajang tersebut.
Sorotan dari anak-anak, orang tua, dan pemerhati pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado Peter Bart Assa saat dikonfirmasi membenarkan tentang kabar tersebut.
Ia menyampaikan permohonan maaf.
“Mohon maaf sekali pelaksanaan Olimpiade O2SN dan FLS3N tingkat Kota Manado pada tahun ini belum dapat dilaksanakan. Hal tersebut mempertimbangkan padatnya agenda prioritas pendidikan yang sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan terkonsentrasi pada periode Februari sampai Mei 2026,” kata dia jumat (22/5/26).
Ia membeber alasan absennya Manado.
Ternyata mereka lagi berfokus pada penguatan kegiatan akademik dan peningkatan mutu pendidikan.
“Antara lain pelaksanaan TKA, Ujian Sumatif Akhir Jenjang, asesmen sumatif, penguatan literasi dan numerasi peserta didik, serta persiapan Olimpiade Sains Nasional yang sementara berjalan,” Jelas Assa.
Dia menyampaikan lagi, saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado juga sedang berkonsentrasi melakukan penguatan sistem dan mekanisme pelaksanaan SPMB agar proses penerimaan murid baru dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, bersih, dan tertata dengan baik sesuai prinsip pelayanan publik yang adil bagi masyarakat.
“Oleh karena itu, pada tahun ini kegiatan yang tetap kami prioritaskan untuk dilaksanakan adalah OSN, mengingat orientasinya sangat erat dengan penguatan literasi, numerasi, serta pengembangan kemampuan akademik peserta didik di sekolah,” sebut Kadis Assa.
Pada kesempatan ini, Kadis Assa juga menyampaikan secara terbuka bahwa keterbatasan anggaran juga menjadi salah satu pertimbangan utama.
Lanjutnya, Pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional dan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional membutuhkan dukungan pembiayaan yang cukup besar untuk mengakomodasi berbagai cabang olahraga dan seni, mulai dari proses seleksi, pelaksanaan lomba, hingga kebutuhan teknis lainnya.
“Di sisi lain, kami juga menghadapi keterbatasan sumber daya manusia untuk mendukung pelaksanaan kegiatan dalam waktu yang bersamaan dengan agenda prioritas pendidikan lainnya,” Terang Assa.
Selain faktor tersebut, Kadis Assa menjelaskan lagi, saat ini sistem pendaftaran pada tingkat pusat juga telah ditutup, sehingga proses pelaksanaan O2SN dan FLS3N sudah tidak memungkinkan untuk diproses lebih lanjut pada tahun berjalan.
Informasi ini sebelumnya juga telah kami sampaikan kepada sekolah-sekolah.
“Sebagai perangkat daerah yang memiliki tugas mengoordinasikan penyelenggaraan pendidikan melalui satuan pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado tetap berkomitmen mendukung pengembangan potensi peserta didik, baik di bidang akademik maupun nonakademik, sesuai dengan prioritas program, kemampuan daerah, serta kesiapan pelaksanaan pada tahun berjalan,” tutup Assa. (ART)