Pelatih Interim Manchester United Michael Carrick 'Berpeluang Besar' Jadi Manajer Permanen: Laporan
Agus Firmansyah May 23, 2026 06:45 AM

Manchester United tampak percaya diri menghadapi akhir musim dengan harapan kembali ke kompetisi tertinggi sepak bola Eropa setelah absen selama dua tahun, menyusul konfirmasi pekan lalu bahwa lima besar Liga Premier musim ini akan lolos ke ajang tersebut.


Menjelang pertandingan Senin malam melawan rival berat Leeds United, Setan Merah saat ini menempati posisi ketiga di klasemen Liga Premier dengan keunggulan tujuh poin atas Chelsea yang berada di peringkat keenam.


Dengan hanya satu kekalahan di Liga Premier sepanjang tahun 2026, klub ini menikmati kebangkitan yang luar biasa di bawah pelatih sementara Michael Carrick, yang mengambil alih kursi kepelatihan di Old Trafford pada Januari lalu setelah pemecatan Ruben Amorim.


Manchester United sempat terpuruk di posisi ketujuh ketika Carrick menggantikan pelatih asal Portugal tersebut, yang pada musim sebelumnya membawa klub mencatatkan hasil terburuk dalam era Liga Premier.


Mantan gelandang tim nasional Inggris itu berhasil menstabilkan performa tim, dengan mencatatkan tujuh kemenangan dari sepuluh laga Liga Premier yang ia pimpin. Kinerja impresif Carrick, yang kini berusia 44 tahun, semakin memperkuat peluangnya untuk ditunjuk sebagai manajer permanen pada musim panas mendatang.


Sejumlah nama pelatih ternama telah dikaitkan dengan posisi tersebut sejak Januari, termasuk Luis Enrique dan Unai Emery, namun tampaknya posisi Carrick semakin kuat dalam persaingan tersebut.


Sebuah laporan dari TEAMtalk menyebutkan bahwa Carrick kini ‘berada di jalur tepat’ untuk menjadi manajer permanen berikutnya di musim panas nanti, sementara nama Enrique dan Emery telah dicoret dari daftar pertimbangan manajemen.


Laporan itu juga menambahkan bahwa kini hanya ada satu pesaing utama bagi Carrick untuk posisi tersebut. CEO Everton, Keith Wyness, mengungkapkan bahwa pelatih tim nasional Jerman, Julian Nagelsmann, menjadi satu-satunya kandidat lain yang bersaing dalam perebutan kursi pelatih Manchester United.


Wyness menyebut Carrick sebagai ‘unggulan utama’ dan menilai rumor mengenai ketertarikan klub terhadap pelatih tim nasional Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, hanyalah ‘pengalih perhatian’.


Sementara itu, Carrick memberikan tanggapannya mengenai situasi tersebut menjelang laga di Old Trafford melawan Leeds. Kepada Sky Sports, ia mengatakan: “Saya memahami situasinya, dan posisi kami ketika kembali pada Januari, rencana untuk sisa musim ini, serta kemungkinan di musim panas. Menurut saya, hal itu tidak berubah.”


Ia melanjutkan, “Segalanya akan diselesaikan pada waktunya. Bagi saya, yang terpenting adalah melakukan pekerjaan terbaik yang bisa kami lakukan, merencanakan masa depan demi kebaikan klub dan para pemain di skuad. Saya tidak datang hanya untuk menyelesaikan musim ini dan melihat apa yang terjadi selanjutnya.”


“Saya pikir penting bagi kami untuk memiliki rencana dan menjalankannya agar skuad semakin kuat.”


“Jika saya menjadi bagian dari itu, maka saya akan melakukannya. Jika tidak, maka itulah situasi yang saya hadapi sejak awal.”

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.