TRIBUN-SULBAR.COM- Pengenalan terhadap lambang, nilai, serta sejarah perumusan Pancasila merupakan salah satu kompetensi dasar yang diajarkan pada jenjang Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Pada Bab 2 buku mata pelajaran Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas II (Kurikulum Merdeka) halaman 66, siswa diajak untuk mengenali tokoh-tokoh penting yang berperan dalam merumuskan dasar negara Indonesia melalui media foto historic.
Buku materi ini disusun oleh Shofia Nurun Alanur S. dkk dan diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 44, Memahami Langkah Pendirian Taman Bacaan
Baca juga: 2 Saudara Kandung di Tapalang Mamuju Berselisih Gara-gara Harta Warisan Tanah Didamaikan Polisi
Sebelum menggunakan panduan ini, siswa diharapkan telah mempelajari materi pendukung pada halaman 40 dan mencoba menjawab soal secara mandiri.
Latihan Soal Mengenal Tokoh Perumus Pancasila (Halaman 66)
Pada halaman 66, siswa disajikan tiga foto tokoh bangsa dan diminta untuk memberikan tanda centang ($\checkmark$) pada kolom "Ya" atau "Tidak" sesuai dengan pemahaman mereka masing-masing.
1. Pernyataan: Aku mengetahui foto itu adalah foto perumus Pancasila.
Jawaban: Ya ($\checkmark$)
2. Pernyataan: Aku pernah membaca sejarah Sukarno.
Jawaban: Ya ($\checkmark$)
3. Pernyataan: Sukarno adalah perumus Pancasila.
Jawaban: Ya ($\checkmark$)
Pembahasan Materi: Mengenal Tiga Tokoh Perumus Dasar Negara
Untuk memperdalam pemahaman siswa, gambar yang tertera pada halaman 66 menampilkan tiga figur krusial dalam sejarah lahirnya Pancasila. Berikut adalah identitas ketiga tokoh tersebut (diurutkan dari kiri ke kanan):
Ir. Sukarno: Presiden pertama Republik Indonesia yang menyampaikan pidato mengenai lima dasar negara pada 1 Juni 1945, yang kemudian diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.
Drs. Mohammad Hatta: Wakil Presiden pertama RI yang aktif dalam merumuskan naskah proklamasi dan dasar negara bersama Panitia Sembilan.
Mr. Mohammad Yamin: Sastrawan, sejarawan, dan ahli hukum yang turut memberikan usulan lisan maupun tertulis mengenai rancangan dasar negara pada sidang BPUPK.
Melalui aktivitas belajar ini, siswa kelas 2 SD diharapkan tidak hanya menghafal bunyi sila, tetapi juga mulai menumbuhkan rasa hormat terhadap jasa-jasa para pendiri bangsa sejak dini.(*)
Disclaimer: