Gangguan Cuaca di Jambi Jadi Penyebab Listrik Padam di Sebagian Sumatera
Suci Rahayu PK May 23, 2026 01:03 PM

TRIBUNJAMBI.COM - Pernyataan lengkap Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo pascagangguan yang menyebabkan blackout atau pemadalam listrik massal di Sumatera.

Blackout ini terjadi pada Jumat (22/5/2026) malam. Sejumlah wilayah di Sumatera, terutama di Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh terdampak pemadaman listrik.

 Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan indikasi awal penyebab terjadinya gangguan sistem kelistrikan yang mengakibatkan listrik padam atau blackout di sebagian Sumatera sejak Jumat (22/5/2026) malam.

PEMADAMAN MASSAL - Petugas PLN sedang memperbaiki gangguan transmini 275 kV Muara Bungo-Sungai Rumbai yang menyebabkan Jambi, Sumatera Barat (Sumbar), Riau, Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh alami blackout pada Jumat (21/5/2026) malam
PEMADAMAN MASSAL - Petugas PLN sedang memperbaiki gangguan transmini 275 kV Muara Bungo-Sungai Rumbai yang menyebabkan Jambi, Sumatera Barat (Sumbar), Riau, Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh alami blackout pada Jumat (21/5/2026) malam (Ist/PLN)

Dalam konferensi pers pada Sabtu (23/5/2026) pagi, ia menyampaikan permohonan maaf atas gangguan sistem kelistrikan tersebut.

“Pertama, PT. PLN Persero ingin menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang berada di Sumatera, terutama di Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh, karena adanya gangguan di sistem kelistrikan sejak tadi malam,” tutur Darmawan, dipantau dari Breaking News Kompas TV.

“Gangguan terjadi pada pukul 18.44 WIB, dan di saat itu kami langsung melaporkan kondisi ini kepada Kementerian ESDM melalui Bapak Dirjen Tenaga Listrik,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, Kementerian ESDM merupakan regulator dari sistem ketenagalistrikan.

Pihaknya kemudian mendapatkan arahan dari Kementerian ESDM agar terus melakukan berbagai langkah untuk mengoreksi dan memperbaiki sistem kelistrikan Sumatera yang mengalami gangguan.

Baca juga: Perhiasan di Jambi Diprediksi Rp8,650 Juta per Mayam, 23/5/2026 Emas Antam Turun Rp2.773.000

Baca juga: Kondisi Terkini Pemadaman Listrik Massal di Sumatera Termasuk Jambi

Menurutnya, gangguan sistem kelistrikan tersebut terindikasi berawal dari gangguan cuaca di Jambi yang mengakibatkan gangguan sistem.

“Ini sebagai indikasi awal, ada ruas transmisi 275KV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi, yang indikasi awalnya karena gangguan cuaca, sehingga terjadi gangguan pada sistem transmisi tersebut,” ungkapnya.

Akibatnya, sistem transmisi tersebut keluar dari sistem kelistrikan Sumatera dan menyebabkan shock pada pembangkit-pembangkit listrik PLN.

Hal itu, kata dia, mengakibatkan terjadinya oversupply tenaga listrik karena beban di sebagian wilayah hilang.

“Frekuensi sistem kelistrikan di daerah tersebut naik dan tegangannya juga naik, sehingga pembangkitnya langsung secara otomatis keluar dari sistem, atau kalau dalam istilahnya dari publik adalah pembangkitnya secara otomatis padam,” bebernya.

“Tetapi, ada juga daerah-daerah yang mengalami defisit karena pembangkitnya menjadi berkurang. Maka frekuensinya turun, voltasenya turun, sehingga ini menjadi beban bagi pembangkit kami dan secara otomatis pembangkit di daerah tersebut juga keluar, lepas dari sistem ketenagalistrikan dan juga padam.”

Kejadian itu, kata dia, juga menimbulkan efek domino, sehingga mengakibatkan gangguan sistem ketenagalistrikan dari Jambi, Riau, Sumatera Utara, sampai Aceh.

“Dan ini adalah gangguan kelistrikan yang cukup luas di wilayah Sumatera.”

“Kami betul-betul memahami bahwa listrik adalah kebutuhan utama dari masyarakat, baik untuk objek-objek vital, baik untuk rumah tangga, untuk kegiatan ekonomi. Untuk itu, kami sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tambahnya.

Pascagangguan sistem kelistrikan tersebut, Darmawan mengatakan pihaknya langsung mengerahkan seluruh kekuatan dan melakukan asesmen tentang dampak kerusakan pada gardu induk dan sistem transmisi.

“Dan alhamdulillah dalam waktu sekitar dua jam seluruh sistem gardu induk dan transmisi kami bisa kami pulihkan,” kata dia. (*)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Polda Jambi Selidiki Tewasnya 3 Pekerja yang Diduga Keracunan dalam Palka Tongkang di Niaso

Baca juga: Update Padamnya Listrik di Jambi, Sungai Duren Padam, Simpang Rimbo Menyala

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.