Heboh Kemunculan Buaya di Krueng Leupung Aceh Besar, Warga Diminta Waspada
Muliadi Gani May 23, 2026 02:04 PM

 

PROHABA.CO, ACEH BESAR - Kemunculan seekor buaya di aliran Krueng Leupung, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, dalam beberapa hari terakhir sempat menghebohkan warga setempat.

Warga mengaku resah dengan penampakan hewan predator tersebut yang terlihat di sekitar kawasan muara sungai.

Namun demikian, Imum Mukim Leupung, Ilyas Ramli CR, menegaskan bahwa buaya yang muncul di kawasan tersebut bukanlah penghuni tetap sungai di wilayah Leupung.

Menurutnya, kemunculan buaya di Krueng Leupung sudah beberapa kali terjadi dalam beberapa tahun terakhir, tetapi hanya bersifat sementara.

Ilyas menjelaskan, lokasi penampakan buaya berada di sekitar muara yang berdekatan dengan Pantai Penyu serta kawasan Muara Lampuuk Raya Pulot.

Ia menegaskan bahwa lokasi tersebut bukan berada di kawasan wisata Sarah maupun Pantai Lhoknga sebagaimana sempat beredar di media sosial.

“Buaya yang terlihat itu biasanya hanya satu ekor atau paling banyak dua ekor.

Sebelumnya tersebar di medsos buaya itu di Sungai Sara.

Bukan di sana, tapi di Krueng Leupung,” ujarnya dikutip Serambinews.com, Jumat (22/5/2026).

Baca juga: Tragedi Sungai Peunaron, Petani di Aceh Timur Hilang Diterkam Buaya Saat Pulang dari Ladang

Menurut Ilyas, keberadaan buaya di sungai tersebut sebenarnya bukan hal baru.

Sejak lama warga setempat sesekali melihat atau mendengar adanya buaya yang masuk ke aliran sungai.

Namun, hewan tersebut umumnya hanya bertahan singkat, sekitar satu hingga dua hari, sebelum kembali ke laut.

Ia menduga buaya tersebut masuk ke aliran sungai melalui muara yang berjarak sekitar setengah kilometer dari lokasi penampakan.

Setelah beberapa waktu berada di sungai, buaya tersebut kembali keluar karena tidak merasa nyaman dengan kondisi lingkungan di dalam aliran sungai.

“Di sungai kita itu dia tidak betah. Biasanya datang sebentar lalu ke luar lagi,” katanya.

Baca juga: Buaya 4 Meter Ditangkap Warga Simeulue Usai Mangsa Pencari Kerang

Respons BPBD

Berdasarkan laporan warga, buaya yang terlihat kali ini diperkirakan hanya berjumlah satu ekor dengan ukuran sedang.

Meski demikian, keberadaan satwa liar tersebut tetap menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi warga yang beraktivitas di sekitar aliran sungai dan muara.

Terkait penanganan, pihak mukim telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar.

Ilyas juga mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar untuk membahas langkah-langkah yang akan diambil.

Menurutnya, BPBD menyarankan agar masyarakat tidak melakukan tindakan sendiri yang dapat membahayakan.

Rencananya, proses penanganan akan dilakukan dengan cara penangkapan menggunakan kerangkeng dan umpan ayam sebagai metode untuk mengamankan buaya tersebut,” jelasnya.

Meski ada kemunculan buaya, Ilyas tetap mengimbau masyarakat agar tidak panik.

Ia meminta warga tetap waspada, terutama saat beraktivitas di sekitar muara dan aliran sungai, namun tidak perlu berlebihan karena sejauh ini buaya tersebut tidak menunjukkan perilaku agresif terhadap manusia.

Pihaknya berharap masyarakat dapat tetap tenang sambil menunggu langkah penanganan resmi dari pihak terkait agar situasi di kawasan Krueng Leupung tetap aman dan terkendali.

(Serambinews.com/Indra Wijaya)

Baca juga: Polres Aceh Jaya Ringkus Pelaku Wanita Penipuan Jual Beli Emas Campuran, Rugikan Pembeli Rp67,2 Juta

Baca juga: Buaya Liar Masih Teror Sungai Krueng Meureubo, Warga Diminta Tetap Waspada

Baca juga: Honda Brio Tabrak Becak Motor di Leupung Aceh Besar, Satu Orang Meninggal

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.