Los Angeles (ANTARA) - Pentagon pada Jumat (22/5) waktu setempat merilis gelombang kedua berkas tentang fenomena anomali tak teridentifikasi (unidentified anomalous phenomena/UAP) atau yang lebih dikenal sebagai benda terbang tak dikenal (unidentified flying objects/UFO).

Berkas yang baru dirilis tersebut mencakup 222 dokumen, foto, video, dan laporan saksi mata historis, termasuk catatan investigasi historis, serta gambar dan laporan yang dikumpulkan oleh militer dan lembaga pemerintah Amerika Serikat (AS) dalam beberapa tahun terakhir terkait UFO yang diamati di ranah udara, luar angkasa, darat, dan maritim.

Kumpulan data tersebut masih disimpan di situs web pemerintah khusus dan berkas tambahan akan dirilis secara bertahap, menurut Pentagon.

Juru bicara Pentagon Sean Parnell pada Senin (18/5) mengatakan bahwa situs web tersebut telah menerima lebih dari 1 miliar kunjungan sejak diluncurkan pada 8 Mei, menyoroti tingginya minat publik terhadap topik ini.

Dia mengatakan Pentagon bersama lembaga-lembaga mitranya sedang aktif menyiapkan rilis ketiga berkas UFO.

Gelombang pertama berkas UFO yang dirilis oleh Pentagon terdiri dari 161 berkas.