TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pihak PLN UP3 Jambi menyebut pemadaman listrik yang terjadi di wilayah Provinsi Jambi sejak Jumat (22/5/2026) kemarin dipicu gangguan pada jaringan transmisi utama 275 KV.
Jaringan transmisi itu menghubungkan kawasan Muara Bungo dan Sungai Rumbai. Gangguan itu saat cuaca ekstrem di kawasan tersebut.
Sehingga, berdampak pada sistem kelistrikan interkoneksi Sumatera, yang menjadi tulang punggung penyaluran listrik di Sumatera.
Hal itu disampaikan Manager PLN UP3 Jambi, M Burhanuddin Muflihul Hasan. Dia mengatakan gangguan itu musli terdeteksi sekira pukul 18.34 WIB.
“Kami mendapatkan informasi dan sudah terkonfirmasi juga dari PLN Pusat bahwa ada gangguan backbone utama kami, jaringan 275 kV di Muara Bungo sampai Sungai Rumbai mengalami masalah. Karena memang cuaca buruk yang terjadi di sana,” katanya, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com di kantornya, Sabtu (23/5/2026).
Dia menuturkan, jaringan tersebut merupakan jalur utama penyaluran listrik di sistem Sumatera. Sebab itu, ketika terjadi ganggunan, dampaknya dirasakan secara luas hingga ke sejumlah provinsi lainnya.
“Itu merupakan tulang punggung utama penyaluran kami di sistem Sumatera. Jadi kalau di situ bermasalah, itu mempengaruhi keseluruhan sistem di Sumatera,” tuturnya.
Burhanudin menjelaskan, pihaknya langsung melakukan upaya penormalan dengan mengerahkan tim ke berbagai lokasi.
Berkat langkah percepatan yang dilakukan, pemulihan sistem dapat berlangsung lebih cepat, jika dibandingkan dengan kejadian serupa pada beberapa tahun lalu.
"Alhamdulillah dengan upaya yang sudah kita lakukan, pelaksanaan penormalan bisa berjalan lebih cepat. Paling lama sekitar 12 jam dari kejadian. Untuk dalam Kota Jambi sendiri, sekitar dua sampai tiga jam sudah mulai bertahap menyala,” jelasnya.
Dia menerangkan, hingga saat ini pasokan listrik di Provinsi Jambi belum sepenuhnya normal.
Pihaknya menyebut sistem kelistrikan telah kembali beroperasi sekira 85 persen, sementara sebagian wilayah masih mengalami pengaturan beban untuk menjaga kestabilan jaringan.
“Masih ada beberapa wilayah yang mengalami pengoptimalan karena suplai yang masuk ke tempat kami masih terkendala akibat gangguan kemarin,” terangnya.
Dia menambahkan, PLN juga meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi dan minimnya informasi sebelum pemadaman berlangsung.
Sebab, gangguan itu terjadi secara tiba-tiba dan berdampak sangat luas. Sehingga, memerlukan verifikasi sebelum disampaikan kepada publik.
“Kami belum mengetahui alasan kejadian ataupun dampaknya sebesar apa pada saat itu. Makanya, kami menunggu sampai masalah tersebut benar-benar diketahui secara pasti untuk disampaikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Burhanudin menyebut, PLN berencana memperkuat sistem cadangan pasokan listrik ke Provinsi Jambi.
Hal itu agar wilayah itu tidak bergantung pada satu jalur utama, sehingga risiko gangguan serupa dapat diminimalkan. (Tribun Jambi/Syrillus Krisdianto)
Baca juga: Imbas Listrik Padam Serentak di Jambi: Jaringan Seluler dan WiFi Ikut Lumpuh