TRIBUNNEWS.COM - Persis Solo tetap harus menerima kenyataan pahit terdegradasi ke Liga 2 meski sukses meraih kemenangan pada laga terakhir Super League 2025/2026.
Bertanding di Banten International Stadium, Persis menang menyakinkan 3-1 atas Persita Tangerang.
Gol pertama Laskar Sambernyawa dicetak oleh Jefferson Carioca pada menit ke-44 lewat tendangan jarak jauh yang gagal diantisipasi penjaga gawang Persita.
Sementara gol di babak kedua Persis lahir melalui aksi Miroslav Maricic pada menit ke-74 dan Dejan Tumbas pada menit ke-90+2.
Adapun gol hiburan Persita diukir oleh Pablo Ganet pada menit ke-90.
Meski berhasil membawa pulang tiga poin, kemenangan tersebut terasa hambar karena Persis tetap dipastikan turun kasta ke Liga 2 musim depan.
Nasib Persis turut ditentukan hasil pertandingan lain yang melibatkan Madura United kontra PSM Makassar.
Persis berharap Madura United terpeleset atau minimal gagal menang agar peluang bertahan tetap terbuka.
Namun hasil yang terjadi justru sebaliknya.
Madura United sukses meraih kemenangan 2-0 dan memastikan diri keluar dari zona degradasi.
Tambahan tiga poin membuat Madura United naik ke posisi ke-14 klasemen dengan koleksi 35 poin.
Baca juga: Hasil Liga 1: Mimpi Dewa United Finis di Empat Besar Buyar usai Dikalahkan Bali United 0-1
Sementara Persis harus puas finis di posisi ke-16 dengan raihan 34 poin.
Laskar Sambernyawa sebenarnya memiliki jumlah poin yang sama dengan PSM Makassar.
Namun Persis kalah head to head sehingga harus rela terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Laga baru berjalan 10 menit, Kadek Raditya harus ditarik keluar akibat cedera dan digantikan oleh Dodi Alekvan Djin.
Sejak awal pertandingan, Persis Solo langsung mencoba tampil menekan.
Meski begitu, Persis belum juga mendapatkan peluang emas meski laga telah berjalan 15 menit.
Di sisi lain, Persita Tangerang terlihat lebih banyak bermain pasif.
Persis sebenarnya sudah mencoba berbagai cara, mulai dari umpan lambung, kombinasi satu-dua, hingga tendangan jarak jauh.
Namun, mereka selalu gagal saat mencoba menembus jantung pertahanan Persita.
Persis akhirnya mendapatkan peluang emas melalui tendangan bebas tepat di luar kotak penalti.
Sayangnya, eksekusi Tumbas masih melebar tipis di atas mistar gawang pada menit ke-29.
Memasuki menit-menit krusial, Persis semakin meningkatkan intensitas serangan.
Meski demikian, lini pertahanan Persita tampil sangat solid dalam membendung setiap serangan lawan.
Secara mengejutkan, tendangan melambung Caraka dari sisi kanan justru membentur mistar gawang Persis pada menit ke-35.
Upaya Persis akhirnya berbuah manis pada menit ke-43. Tendangan keras Jefferson dari luar kotak penalti tak mampu diantisipasi oleh Rodrigues. Skor 1-0 untuk Laskar Sambernyawa.
Gol tersebut menutup keseruan babak pertama untuk keunggulan Persis 1-0.
Setelah jeda, Persis kembali tampil menekan.
Persis hampir saja mendapatkan hadiah penalti saat Yabes Roni dijatuhkan pada menit ke-53.
Nahas wasit tak melihat hal tersebut sebagai pelanggaran.
Sementara tendangan jarak jauh Pablo Ganet dari luar kotak penalti berhasil ditepis oleh Vranes (63').
Di sisi lain, Persis justru kembali menambah pundi-pundi golnya melalui tendangan terarah Miroslav Maricic (74'). Skor 2-0.
Memasuki menit-menit krusial, Persita mencoba keluar dari tekanan.
Benar saja, Pablo Ganet berhasil mencetak gol pada menit ke-90.
Tak berselang lama, Persis kembali mencetak gol melalui aksi Dejan Tumbas dan menutup kemenangan Persis dengan skor 3-1.
Meski begitu, Persis lah yang lebih kecewa karena hasil ini tetap membawa mereka degradasi karena Madura United sukses meraih tiga poin saat lawan PSM.
Persita (4-2-3-1)
Rodrigues; Guseynov, Jardel, Kozubayev, Zalnando; Ganet, Bueno; Rodriguez Medina, Saputra, Caraka; Andrejic.
Persis (4-4-2)
Vranes; Nico, Raditya, Dumancic, Mijic; Althaf Indie, Tumbas, Zanadin Fariz, Jefferson Carioca; Dimitri, Gomes.
(Tribunnews.com/Ali)