Alasan Persib Tetap Juara Meski Kalah Selisih Gol dan Punya Poin Sama dari Borneo FC
Muhammad Nursina Rasyidin May 23, 2026 07:57 PM

TRIBUNNEWS.COM - Persib Bandung resmi keluar sebagai juara Super League 2025/2026 meski hanya bermain imbang pada laga terakhir musim ini.

Persib ditahan 0-0 oleh Persijap Jepara pada pertandingan yang digelar Sabtu (23/5) sore WIB.

Sementara di laga lain, Borneo FC tampil menggila usai menghancurkan Malut United dengan skor telak 7-1.

Hasil tersebut membuat Persib dan Borneo FC sama-sama mengoleksi 79 poin dari 34 pertandingan.

Meski begitu, Persib lebih layak berada di posisi teratas.

Hal tersebut menjadi menarik karena Borneo FC unggul dalam selisih gol dari Persib.

Borneo FC memiliki kolektivitas gol +43, ungguli Persib yang hanya memiliki +39.

SELEBRASI - Bek Persib Bandung, Patricio Matricardi (dua dari kanan) melakukan selebrasi bersama rekan satu tim setelah membawa Persib Bandung unggul cepat atas PSIM Yogyakarta pada pertandingan pekan ke-31 Super League di Stadion Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (4/5/2026) sore WIB.
SELEBRASI - Bek Persib Bandung, Patricio Matricardi (dua dari kanan) melakukan selebrasi bersama rekan satu tim setelah membawa Persib Bandung unggul cepat atas PSIM Yogyakarta pada pertandingan pekan ke-31 Super League di Stadion Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (4/5/2026) sore WIB. (Instagram @persib)

Baca juga: Persib Juara Super League 2025/2026, Si Maung Cetak Rekor Bersejarah di Liga Indonesia

Persib Diuntungkan Regulasi Super League

Penentuan posisi klasemen Super League tidak menggunakan selisih gol atau kolektivitas gol sebagai acuan utama ketika dua tim memiliki jumlah poin yang sama.

Regulasi kompetisi lebih mengutamakan head-to-head antar tim yang memiliki poin identik.

Dalam hal ini, Persib unggul atas Borneo FC dari pertemuan langsung musim ini.

Pada duel putaran pertama, Persib berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor 3-1 di Bandung.

Sementara pada pertemuan kedua di markas Borneo FC, kedua tim bermain imbang 1-1.

Keunggulan head-to-head itulah yang membuat Persib tetap berada di posisi pertama klasemen akhir meski Borneo FC memiliki produktivitas gol lebih baik.

Keberhasilan ini membuat Persib mencatat sejarah besar dengan meraih hattrick gelar juara liga.

Persis Solo Bernasib Sama

Skenario poin yang sama juga dialami Persis Solo yang resmi terdegradasi ke Liga 2.

Persis sebenarnya memiliki jumlah poin yang sama dengan PSM Makassar, yakni 34 poin.

Namun, Persis kalah head-to-head dari PSM Makassar.

Pada pertemuan pertama, PSM menang 4-3 di markas Persis.

Sedangkan pada pertemuan kedua di Makassar, Persis hanya mampu bermain imbang 1-1.

Aturan klasifikasi Super League:

1) Poin

2) Poin head-to-head

3) Selisih gol head-to-head

4) Gol head-to-head yang dicetak

5) Selisih gol

6) Gol yang dicetak

7) Poin fair play

Klasemen Akhir Super League 2025/2026

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
PERSIB
34
24
7
3
59
22
37
79
2
35
Borneo FC
34
25
4
5
74
31
43
79
3
35
Persija
34
22
5
7
65
29
36
71
4
35
Persebaya
34
16
10
8
61
35
26
58
5
35
Bhayangkara FC
34
16
5
13
53
45
8
53
6
35
Malut United
34
15
8
11
68
53
15
53
7
35
Dewa United
34
16
5
13
44
37
7
53
8
35
Bali United
34
14
9
11
57
48
9
51
9
35
Arema FC
34
13
9
12
53
47
6
48
10
35
Persita
34
13
7
14
38
37
1
46
11
35
PSIM Yogyakarta
34
11
12
11
43
44
-1
45
12
35
Persik
34
11
6
17
42
61
-19
39
13
35
Persijap
34
9
9
16
31
45
-14
36
14
35
Madura United
34
9
8
17
37
54
-17
35
15
35
PSM Makassar
34
8
10
15
39
49
-10
34
16
35
PERSIS
34
8
10
16
39
59
-20
34
17
35
Semen Padang
34
5
5
24
22
65
-43
20
18
35
PSBS Biak
34
4
6
24
31
95
-64
18
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Lihat selengkapnya →

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.