Niat Puasa Tarwiyah Sekaligus Puasa Senin 25 Mei 2026 dan Hukumnya
Vanda Rosetiati May 23, 2026 07:01 PM

TRIBUNSUMSEL.COM - Puasa Dzulhijjah adalah puasa sunnah yang dikerjakan sembilan hari sebelum Hari Raya Idul Adha yakni sejak tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah. 

Puasa Dzulhijjah meliputi Puasa Dzulhijjah (tanggal 1-7), Puasa Tarwiyah (tanggal 8) dan Puasa Arafah (tanggal 9).

Berdasarkan hasil sidang isbat yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Dzulhijjah 1447 H ditetapkan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Sedangkan 10 Dzulhijjah 2026 untuk merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. 

Ada 2 hari jadwal Puasa Dzulhijjah jatuh pada hari Senin yakni pada 18 Mei 2026 atau hari pertama dan pada 25 Mei 2026 atau hari ke-8 yang berarti sekaligus Puasa Tarwiyah. Artinya umat muslim bisa membaca niat puasa tarwiyah dan Senin sekaligus. 

Berikut ini Tribunsumsel.com hadirkan niat Puasa Tarwiyah sekaligus Puasa Senin 25 Mei 2026 dan Hukumnya diolah dari sejumlah sumber disempurnakan kecerdasan buatan diakses Sabtu, 23 mei 2026. 

__________

Niat Puasa Tarwiyah Sekaligus Puasa Senin


تويت صوم يوم الاثنين وشهر تروية سنة لله تعالى

Nawaitu Shouma yaumal itsnaini  wa shouma tarwiyata sunnatan lillaahi ta'ala.

Artinya: 

Saya niat puasa pada hari Senin/Kamis dan puasa Tarwiyah sunah karena Allah Ta'ala.

Hukum Menggabungkan Puasa Dzulhijjah dan Puasa Senin-Kamis 

Berdasarkan sejumlah keterangan menggabungkan dua ibadah sunnah seperti puasa, mandi dan seterusnya itu diperbolehkan dan tetap akan mendapatkan pahala serta keutamaan dari keduanya.

Artinya hukum menggabungkan Puasa Dzulhijjah dan Puasa Senin-Kamis adalah sah dan boleh. 


Mengutip Islami.co dari Wartakotalive, Syekh Yasin bin Isa al-Fadani, dalam kitabnya, al-Fawaid al-Janiyah menjelaskan bahwa ada beberapa ibadah yang bisa dilakukan dengan bersamaan dengan menggabungkan niatnya.

Syekh Yasin al-Fadani membagi hal ini menjadi empat bagian: 

  • Pertama, menggabungkan amalan yang berupa ibadah dengan hal yang tidak bernilai ibadah dalam satu kali niat, seperti meniatkan bacaan Al-Quran dalam shalat sebagai ibadah membaca Al-Quran, hal ini diperbolehkan dan tidak membatalkan shalat.
  • Kedua, menggabungkan amalan ibadah yang fardhu dengan ibadah yang sunnah. Hal ini bisa bermacam-macam, terkadang sah keduanya, terkadang hanya sah salah satunya. Penjelasan kategori kedua ini akan penulis jelaskan dalam kesempatan yang lain.
  • Ketiga, menggabungkan dua ibadah fardhu, seperti menggabung niat wudhu dengan mandi jinabat. Menurut Syekh Yasin al-Fadani, kedua ibadah fardhu tetap sah berdasarkan kaul yang paling sahih.
  • Keempat, menggabungkan niat ibadah sunnah dengan ibadah sunnah yang lain. Syekh Yasin mencontohkan menggabungkan mandi shalat Idul Fitri dengan mandi shalat Jumat. Keduanya sama-sama sah.

Berdasarkan keterangan dari empat kategori ini maka sah jika menggabungkan dua puasa sunnah Dzulhijjah jelang Idul Adha, baik itu puasa Dzulhijjah, Tarwiyah atau Arafah dengan Puasa Senin-Kamis.

Sesuai dengan kategori keempat yaitu menggabungkan dua sunnah puasa Senin-Kamis dengan Puasa Dzulhijjah atau lainnya.

Puasa Senin Kamis termasuk ibadah sunnah, begitu juga dengan puasa Dzulhijjah.

Dua ibadah sunnah bisa dilakukan dan tetap akan mendapatkan pahala dan keutamaan berlipat dari kedua puasa sunnah ini, cukup dalam satu kali puasa.

Untuk itu bagi yang hendak melaksanakan ibadah puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah bisa sekaligus melaksanakan puasa sunnah Senin-Kamis jika memang bersamaan waktunya.

Akan mendapatkan keutamaan dari dua puasa sunnah secara bersamaan.

===

Demikian ulasan Niat Puasa Tarwiyah Sekaligus Puasa Senin 25 Mei 2026 dan Hukumnya.

Baca juga: 20 Ucapan Selamat Idul Adha 2026 Bahasa Arab dan Artinya untuk Media Sosial

Baca juga: 25 Nama Bayi Laki-laki Islam Lahir Idul Adha dan Bulan Dzulhijjah 2026

Baca juga: 25 Nama Bayi Perempuan Islami yang Lahir Idul Adha 3 Kata Terbaru 2026

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.