TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pasar kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia tengah mengalami peningkatan. Terlebih pasar mobil listrik domestik saat ini diwarnai persaingan ketat, terutama dengan dominasi produsen asal China yang menawarkan teknologi mutakhir dengan harga kompetitif.
Minat masyarakat menggunakan mobil listrik juga melihat dukungan dari Pemerintah melalui PT PLN (Persero) yang terus menambah infrastruktur pengisian daya atau fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Peningkatan pengguna mobil listrik juga ditegaskan CEO Indomobil Dealership Group, Santiko Wardoyo.
"Penjualan mobil listrik terus naik. Dari data kami, pasar mobil listrik secara nasional mencatatkan pertumbuhan sangat bagus pada awal tahun 2026, dengan volume penjualan pada Kuartal I-2026 yang melonjak hingga 2,5 kali lipat dibandingkan periode yang sama di tahun 2025. Bahkan saat Idul Fitri tahun 2026, naik 4 kali lipat dari tahun sebelumnya di moment yang sama," kata Santiko saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Indomobil Expo melalui kehadiran di Bandung dengan konsep “EVperience” di 23 Paskal Shopping Center, Bandung, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, penjualan mobil listrik di wilayah Jawa Barat juga mengalami tren pertumbuhan yang sangat masif, di mana tingkat adopsi di Kota Bandung dan Cimahi melonjak tajam hingga tiga kali lipat dibandingkan periode tahun sebelumnya.
"Kenaikaan ini karena bukan sekadar tren gaya hidup, tapi mobil listrik sudah menjadi solusi mobilitas harian masyarakat," katanya.
Terlebih saat ini ada kenaikan harga BBM dan oli, masyarakat mulai beralih ke mobil listrik untuk efisiensi.
"Masyarakat juga makin merasa aman dan nyaman karena SPKLU sudah makin mudah ditemui. Di Indonesia sudah tersedia 5000 SPKLU dan akan terus bertambah yang ditargetkan bisa mencapai 30 ribu titik," kata Santiko.
Untuk itu pihaknya optimis gelaran Indomobil Expo yang berlangsung pada 23 – 31 Mei 2026 di 23 Paskal Shopping Center akan mendapat sambutan positif dari warga Bandung.
“Bandung memiliki masyarakat yang terbuka terhadap inovasi dan perkembangan teknologi. INDOMOBIL Expo Bandung menjadi upaya kami dalam menyuguhkan pengalaman mobilitas listrik yang menyeluruh dengan lebih dekat, mudah dipahami, sekaligus relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat saat ini,” ujar Santiko.
Selain itu, katanya, Bandung dipilih sebagai salah satu kota penting dalam perjalanan elektrifikasi ini seiring karakter masyarakatnya yang dinamis, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Sejalan dengan itu, adopsi kendaraan listrik di Jawa Barat menunjukkan pertumbuhan yang konsisten, didukung oleh penguatan infrastruktur dan meningkatnya kesadaran terhadap mobilitas rendah emisi.
Pada penyelenggaraan Indomobil Expo Bandung, Indomobil Group menghadirkan berbagai brand kendaraan listrik, mulai dari Changan, Citroën, GAC AION, Maxus, Volkswagen, hingga Indomobil eMotor untuk kategori roda dua.
Beragam model turut ditampilkan, di antaranya AION V, AION UT, Hyptec HT, Changan Lumin, Changan Deepal S07, Citroën eC3, Maxus MIFA 9, Maxus MIFA 7, Volkswagen ID. Buzz, serta lini Indomobil eMotor. Kehadiran berbagai pilihan ini memberikan opsi mobilitas yang lebih luas sesuai kebutuhan dan preferensi pengguna.
Selama rangkaian pameran berlangsung, seluruh pengunjung 23 Paskal Shopping Center diajak untuk mencoba langsung pengalaman menggunakan kendaraan listrik melalui sesi test drive dan test ride. Pengalaman ini memberikan kesempatan untuk merasakan karakter berkendara kendaraan listrik yang responsif dan senyap, kenyamanan kabin, serta efisiensi energi yang mendukung penggunaan harian.
Indomobil Expo Bandung juga menghadirkan berbagai program kepemilikan untuk mempermudah konsumen dalam beralih ke kendaraan listrik.
tersebut mencakup uang muka mulai 10 persen, bunga 0 persen hingga tenor 5 tahun, pilihan pembiayaan hingga 7 tahun, serta berbagai benefit tambahan seperti program loyalitas untuk pelanggan dalam ekosistem INDOMOBIL Group dan lucky dip selama periode pameran.
Di sisi lain, Indomobil Group turut memperkuat komitmen melalui dukungan jaringan dealer serta layanan purna jual yang telah tersebar di berbagai kota besar, termasuk Bandung dan wilayah Jawa Barat.
Kehadiran ekosistem layanan ini memastikan bahwa pengalaman memiliki kendaraan listrik terjaga dan dapat diandalkan dalam jangka panjang.
“Transisi menuju kendaraan listrik tidak hanya berbicara mengenai produk, tetapi juga kesiapan ekosistem dan rasa percaya diri konsumen dalam menggunakannya untuk mobilitas sehari-hari. Karena itu, kami terus memperkuat dukungan layanan, jaringan dealer, hingga pengalaman kepemilikan kendaraan listrik secara menyeluruh. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang dapat mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai pilihan mobilitas, dengan melihat langsung berbagai kemudahan dan manfaat yang kini sudah tersedia.” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN UID Jawa Barat, Martindar Jalu Respati menyambut positif gelaran Indomobil Expo.
"Diharapkan dengan event ini makin mendorong transformasi pengguna kendaraan BBM ke EV," Katanya.
Data PLN mencatat hingga akhir 2025 terdapat lebih dari 300 titik SPKLU yang tersebar di Jawa Barat di berbagai lokasi strategis, termasuk Bandung sebagai salah satu pusat pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik.
Di wilayah Bandung sendiri, terdapat sekitar 27 SPKLU yang mencakup Kota Bandung, Kabupaten Bandung, hingga Bandung Barat.
Kehadiran SPKLU Center PLN di kawasan Soekarno-Hatta turut memperkuat infrastruktur pengisian daya melalui fasilitas fast charging dan beragam jenis konektor untuk mendukung kebutuhan pengguna kendaraan listrik.
Tren penggunaan kendaraan listrik di Jawa Barat juga menunjukkan peningkatan signifikan.
periode Ramadan dan Lebaran 2025, transaksi pengisian daya di SPKLU wilayah Jawa Barat tercatat meningkat lebih dari 400 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Pertumbuhan ini mencerminkan semakin luasnya penggunaan kendaraan listrik, baik untuk mobilitas harian di dalam kota maupun perjalanan antarkota.
Perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia juga terus menunjukkan akselerasi secara nasional.
Bertepatan dengan penyelenggaraan INDOMOBIL Expo Bandung, PLN baru saja meresmikan pengoperasian SPKLU ke-5.000 di Indonesia yang berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kehadiran fasilitas tersebut semakin memperkuat kesiapan infrastruktur kendaraan listrik nasional sekaligus memberikan rasa percaya diri yang lebih besar bagi masyarakat untuk mulai beralih ke mobilitas elektrifikasi.