Direktur olahraga Bayern Munchen, Max Eberl, akhirnya angkat bicara mengenai strategi perekrutan klub di bursa transfer musim panas, termasuk menanggapi rumor yang mengaitkan klub dengan sejumlah bintang besar Liga Primer Inggris. Meski raksasa Bavaria tersebut tengah berupaya memperkuat lini serang mereka dengan pemain-pemain top, satu target di sektor pertahanan kini resmi dicoret dari daftar incaran.
Eberl luruskan kabar tentang John Stones
Meski sempat ramai diberitakan bahwa bek Manchester City, John Stones, akan pindah ke Allianz Arena, Bayern Munchen kini secara resmi menepis rumor tersebut. Pemain asal Inggris berusia 31 tahun itu akan berstatus bebas transfer pada musim panas ini, dan sempat dikabarkan berpotensi bereuni dengan mantan rekan setimnya, Vincent Kompany, di Jerman.
Namun, Eberl dengan cepat membantah kabar tersebut saat ditanya mengenai kemungkinan mendatangkan pemain berpengalaman itu ke Bundesliga. Dalam wawancaranya dengan BILD, sang direktur olahraga menegaskan dengan singkat: “Itu tidak benar.” Klub tampaknya kini mengarahkan fokus dan sumber dayanya ke area lain seiring persiapan mereka untuk melakukan perombakan skuad setelah kampanye Bundesliga yang bersejarah.
Negosiasi dibuka untuk bintang Newcastle Anthony Gordon
Meski transfer Stones dipastikan batal, Bayern tetap serius mengejar pemain sayap Newcastle United, Anthony Gordon. Mantan pemain Everton itu kini menjadi salah satu target utama juara Jerman tersebut, yang ingin menambah kecepatan serta kreativitas di lini depan. Eberl mengonfirmasi bahwa pembicaraan internal berjalan positif dan mereka berharap segera mencapai kesepakatan.
Eberl berkomentar mengenai proses negosiasi itu: “Kami sepakat akan merekrut pemain menyerang jika bisa dibiayai.” Ia juga memberi sedikit bocoran kepada para penggemar mengenai perkembangan negosiasi tersebut dengan menambahkan: “Kami telah melakukan percakapan yang sangat baik [tentang Gordon] dan berharap bisa membuat kemajuan.” Diketahui bahwa pemain sayap itu antusias untuk bergabung ke Allianz Arena setelah musim yang menonjol di Liga Champions, di mana ia mencetak 10 gol dalam 12 pertandingan, meskipun performanya di liga domestik relatif lebih tenang.
Hambatan finansial dalam perekrutan Gordon
Faktor utama yang menghambat potensi kesepakatan ini adalah valuasi tinggi yang ditetapkan Newcastle terhadap pemain berusia 25 tahun tersebut. Klub berjuluk The Magpies itu dikabarkan meminta biaya sekitar £75 juta (€86 juta), angka yang sejauh ini masih enggan dipenuhi sepenuhnya oleh Bayern. Klub Jerman itu berharap dapat menurunkan nilai tersebut ke tingkat yang lebih realistis selama bursa transfer musim panas ini. Dengan Gordon yang masih terikat kontrak jangka panjang di St James' Park, Newcastle berada dalam posisi tawar yang kuat, namun keinginan sang pemain untuk mencari tantangan baru di Munich bisa menjadi faktor penentu dalam negosiasi.
Mengamati bintang muda Bundesliga, Kennet Eichhorn
Selain membidik pemain bintang, Bayern juga terus memantau talenta muda di kompetisi domestik, terutama pemain Hertha BSC, Kennet Eichhorn. Gelandang bertahan berusia 16 tahun itu mencuri perhatian setelah tampil gemilang di divisi dua Jerman, dan kontraknya dikabarkan memiliki klausul pelepasan senilai €12 juta. Eberl mengakui bahwa mengabaikan talenta sebesar itu akan menjadi kesalahan bagi tim pencari bakatnya.
“Saya pikir jika Anda melihat Kenny Eichhorn dan FC Bayern bahkan tidak mempertimbangkannya, maka kami tidak menjalankan tugas kami,” ujar Eberl. “Sekarang kami harus melihat apakah hal itu cocok dengan visi klub serta pandangan dia dan manajemennya. Apakah transfer itu benar-benar terjadi, itu persoalan lain sama sekali.”
Seiring dengan rencana kepergian pemain seperti Leon Goretzka dan Raphael Guerreiro, memastikan regenerasi dengan mendatangkan talenta muda tetap menjadi salah satu pilar utama strategi Bayern Munchen.