SURYA.CO.ID, GRESIK - Pelaku perampokan bersenjata api yang menembak seorang warga di Jalan Raya Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim), akhirnya berhasil ditangkap polisi.
Tersangka berinisial F (42), diamankan di kawasan Tanjung, Batoporo Barat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang.
F merupakan salah satu anggota komplotan perampokan bersenjata yang selama ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, mengatakan bahwa penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi terkait keberadaan pelaku.
“Satu orang berhasil diamankan, DPO pelaku yang selama ini kami lakukan pencarian. Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan dan pengembangan untuk memburu pelaku lain,” ujar AKP Arya Widjaya, Senin (25/5/2026).
Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka F mengaku melakukan aksi perampokan bersama 6 orang lainnya.
Mereka diketahui beraksi di kawasan Jembatan Larangan, Jalan Raya Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik.
Polisi menyebut F memiliki peran penting dalam aksi tersebut, karena membawa senjata api jenis revolver dan menggunakannya saat perampokan berlangsung.
“Tersangka F yang telah membawa senjata api saat melakukan perampokan,” tutur AKP Arya Widjaya.
Berikut identitas komplotan yang disebut terlibat:
Aksi perampokan bersenjata itu terjadi pada Senin (14/4/2025) sekitar pukul 13.00 WIB.
Saat itu, karyawan SPBU Damarasih bernama Junaidatur Rabiah (44), warga Waru, Sidoarjo bersama rekannya Hermanto mengendarai sepeda motor menuju Bank BRI Karanglo.
Keduanya hendak menyetorkan uang sebesar Rp110 juta untuk kebutuhan pemesanan BBM.
Namun saat melintas di depan PT Merak, Jalan Raya Krikilan, Gresik, mereka dipepet 4 pelaku yang mengendarai dua sepeda motor.
Para pelaku kemudian menarik tas berisi uang yang dibawa korban.
Saat tas korban ditarik pelaku, Junaidatur sempat berteriak meminta tolong hingga tas tersebut terjatuh dan uang berserakan di jalan.
Ketika korban berusaha memungut uang yang tercecer, seorang warga bernama Ibnu Sandi mencoba memberikan pertolongan.
Namun salah satu pelaku justru mengeluarkan senjata api dan menembak warga tersebut.
Akibatnya, Ibnu Sandi mengalami luka tembak di bagian kaki kanan dan langsung dilarikan ke RS Petrokimia Gresik untuk mendapatkan perawatan medis.
Saat ini, Satreskrim Polres Gresik masih melakukan pengembangan kasus, dan memburu para pelaku lain yang terlibat dalam aksi perampokan bersenjata tersebut.