BANJARMASINPOST.CO.ID - Dapat aduan dari warga yang membutuhkan pertolongan, viral aksi sigap Petugas Pemadam Kebakaran kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan bantu keluarkan dompet warga.
Berisi surat-surat dan dokumen penting, dompet miliki seorang remaja wanita tersebut dikabarkan jatuh ke saluran drainase melalui lubang kecil hingga sulit untuk dijangkau.
Dilansir melalui unggahan akun Instagram @damkarpemkot.bjb peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (24/5/2026) di Kelurahan Guntung Paikat, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Terlihat dalam unggahan tersebut dompet terjatuh ke dalam lubang drainase yang berada di bawah aspal jalanan.
Baca juga: 65 Link Twibbon dan Ucapan Idul Adha 2026, Cara Mudah Ingatkan Momen Hari Raya Kurban
Baca juga: Soal Pembongkaran Bangunan di Mandastana Banjarmasin, PUPR Kota Banjarmasin: Sesuai Prosedur
Sementara itu hanya tersedia akses berupa lubang sepanjang sekitar 10 cm untuk bisa meraih bagian dalam drainase.
Alhasil para Anggota Damkar tersebut pun harus berusaha keras meraih dompet yang berada di dasar drainase.
Dengan menggunakan sejumlah peralatan, Para Anggota Damkar tampak bekerja keras membantu dompet yang terjatuh.
Pasalnya di dalam dompet tersebut berisi sejumlah berkas-berkas berharga sang pemilik mulai dari Kartu Identitas KTP, SIM, Jaminan Kesehatan, dan berbagai hal penting lain yang dibutuhkan.
Tampak para Anggota Damkar bahkan sampai menempelkan kepala dan tubuhnya ke tanah serta aspal untuk meraih dompet tersebut.
Setelah bekerja keras, akhirnya dompet itu bisa diselamatkan kan kembali diserahkan pada pemilik aslinya.
“Minggu 24 Mei 2026, Pukul 17: 24 Wita. Personel Damkar Kota Banjarbaru bergerak menanggapi laporan dari seorang warga terkait adanya satu buah dompet yang tidak sengaja terjatuh dan terjebak di dalam saluran drainase.
Dompet tersebut bukan hanya berisi sejumlah uang, namun yang lebih krusial adalah dokumen-dokumen penting milik pelapor seperti KTP dan kartu BPJS Kesehatan yang sangat dibutuhkan.
Berbekal ketelitian dan peralatan yang ada, petugas di lapangan berhasil mengevakuasi dompet tersebut dalam kondisi aman dan langsung diserahkan kembali kepada pemiliknya.
Baca juga: Dari Anak Viral Obesitas hingga Lulus Pondok di Tanahlaut, Pesan Wandi Bikin Tamu Berkaca-kaca
Lokasi Jl Hidayah 02/05 Kelurahan Guntung Paikat
@kecbjbselatan, Kota Banjarbaru,” terang unggahan tersebut.
Tampak wajah semringah sang pemilik dompet saat barang berharganya tersebut akhirnya bisa diselamatkan.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tapin mengevakuasi seekor ular pucuk yang ditemukan di gedung eks Kantor Perpustakaan Percontohan Tapin, Jalan Brigjen Hasan Basri, Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (22/5/2026).
Kemunculan ular berwarna hijau tersebut sempat membuat penghuni sekretariat waspada karena berada di area semak dan pepohonan yang cukup rimbun di sekitar bangunan.
Petugas Damkar yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi dengan hati-hati agar tidak membahayakan warga maupun petugas.
“Ini ular pucuk, masih ukuran kecil. Tapi tetap harus hati-hati saat penanganan,” ujar salah seorang petugas Damkar di lokasi, Rahmat Hidayat.
Dalam proses evakuasi, petugas tampak menggunakan alat penjepit khusus untuk mengamankan bagian kepala ular sebelum dimasukkan ke wadah pengaman.
Situasi sempat menegangkan karena ular beberapa kali bergerak aktif saat hendak ditangkap.
Namun berkat respons cepat petugas, evakuasi berlangsung aman dan lancar.
Salah seorang petugas Damkar Tapin mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga sekitar sekretariat wartawan.
“Alhamdulillah respon cepat, tidak lama setelah dihubungi anggota langsung sampai ke lokasi,” katanya.
Usai diamankan, ular pucuk tersebut rencananya akan dilepasliarkan kembali ke habitat yang jauh dari permukiman warga.
Petugas juga mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan memangkas semak-semak rimbun untuk mencegah kemunculan ular di sekitar rumah maupun perkantoran.
Selain itu, masyarakat yang menemukan ular maupun satwa liar lain yang diduga membahayakan di lingkungan tempat tinggal dapat menghubungi layanan Satpol PP dan Damkar Tapin di nomor 0811-516113 untuk penanganan lebih lanjut.
Baca juga: Tekan Kasus Penyakit Menular dan PTM, Dinkes Banjarmasin Gencarkan Deteksi Dini
“Kalau menemukan ular atau satwa liar lainnya, masyarakat bisa langsung melapor agar ditangani petugas,” tambah Lutfi, petugas Damkar Tapin.
Keberadaan semak yang cukup lebat di sekitar lokasi diduga menjadi tempat persembunyian ular tersebut sebelum akhirnya terlihat warga.
Evakuasi ular itu pun menjadi perhatian warga dan sejumlah wartawan yang berada di gedung yang kini menjadi sekretariat.
Ular pucuk adalah sebutan umum untuk Ahaetulla prasina, ular arboreal (hidup di pepohonan) yang bentuk tubuhnya sangat ramping dan panjang. Ciri-cirinya antara lain, Warna dominan hijau terang, kadang kecokelatan atau kekuningan.
Kepala runcing memanjang seperti daun atau pucuk tanaman. Mata besar dengan pupil horizontal. Tubuh kurus seperti tali sehingga mudah berkamuflase di ranting dan semak. Panjangnya bisa sekitar 1–1,5 meter. Ular ini sering ditemukan di kebun, semak, pepohonan, atau hutan di Indonesia termasuk Kalimantan.
Meski berbisa ringan untuk melumpuhkan mangsa kecil seperti cicak dan katak, umumnya tidak berbahaya bagi manusia bila tidak diganggu.
(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu/mukhtar wahid)