TRIBUNKALTIM.CO - Final Liga Champions 2025/2026, juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) menantang jawara Premier League, Arsenal.
Laga final Liga Champions PSG vs Arsenal, digelar di Puskas Arena, Budapest, pada Sabtu (30/5/2026), pukul 23.00 WIB.
Partai final ini menorehkan sejarah baru sebagai final kompetisi antarklub pertama yang mempertemukan wakil Prancis dan Inggris.
Baca juga: Gagal Lolos Liga Champions, Rencana AC Milan Datangkan Leon Goretzka Berantakan
Selain itu, ini adalah kali keempat dalam sejarah kompetisi di mana partai puncak mempertemukan dua klub yang berasal dari ibu kota negara berbeda (Paris vs London).
Berikut adalah analisis dan bedah statistik dari kedua tim menjelang laga penentuan di Budapest:
Sepanjang sejarah pertemuan di kompetisi Eropa, kedua tim memiliki rekor yang luar biasa seimbang dengan masing-masing mengemas dua kemenangan dan tiga hasil imbang dari tujuh laga.
Baca juga: Skuad Timnas Inggris Piala Dunia 2026 Diumumkan, 4 Pemain Arsenal Dipanggil Thomas Tuchel
Namun, memori teranyar berpihak pada sang raksasa Prancis.
Pada semifinal Liga Champions musim lalu, PSG sukses mendepak Arsenal dengan agregat meyakinkan 3-1.
Ousmane Dembele menjadi pahlawan kemenangan 1-0 di London, disusul kemenangan 2-1 di Paris berkat sumbangan gol Fabian Ruiz dan Achraf Hakimi.
Baca juga: Manchester City Terpeleset, Arsenal Resmi Juara Liga Inggris 2025/26, Penantian 22 Tahun The Gunners
Skuad asuhan Luis Enrique datang ke Budapest dengan status mentereng sebagai juara bertahan.
Mereka adalah klub Prancis pertama dalam sejarah yang mampu menembus tiga final Liga Champions, sekaligus tim pertama dari Negeri Menara Eiffel yang sukses melaju ke final dalam dua musim berturut-turut.
Beberapa fakta emas yang mengiringi langkah PSG antara lain:
Mesin Gol Menakutkan:
PSG sejauh ini merupakan tim tersubur di kompetisi dengan torehan 44 gol.
Baca juga: Klasemen Arsenal vs Burnley, The Gunners Tunggu Hasil Man City untuk Angkat Trofi Liga Inggris
Mereka hanya butuh dua gol lagi di final untuk memecahkan rekor gol satu musim sepanjang sejarah Liga Champions yang saat ini dipegang oleh Barcelona (45 gol pada musim 1999/00).
Penjinak Wakil Inggris:
Les Parisiens memegang rekor impresif dengan memenangkan 5 laga fase gugur secara beruntun melawan klub Inggris.
Musim lalu mereka mendepak Liverpool, Aston Villa, dan Arsenal.
Baca juga: Prediksi Skor Arsenal vs Burnley di Liga Inggris, Momentum The Gunners Kunci Gelar Juara!
Sementara musim ini, giliran Chelsea dan Liverpool yang menjadi korban keganasan mereka di babak 16 besar dan perempat final.
Tuah Luis Enrique:
Sang pelatih berpeluang menjadi pelatih asal Spanyol pertama yang memenangkan trofi Si Kuping Besar secara berturut-turut sejak José Villalonga bersama Real Madrid pada tahun 1957.
Ketajaman Kvaratskhelia:
Khvicha Kvaratskhelia tampil menggila musim ini dengan menyamai rekor klub milik Zlatan Ibrahimovic lewat torehan 10 gol.
Baca juga: Jam Tayang Final Liga Champions dan Sosok Wasit yang Pimpin Laga PSG vs Arsenal
Winger asal Georgia ini juga menjadi pemain dengan kontribusi gol terbanyak di fase gugur musim ini (7 gol, 3 asis).
Di kubu lawan, Arsenal besutan Mikel Arteta berambisi mengukir sejarah legendaris dengan meraih gelar Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub.
Ini merupakan final kedua The Gunners setelah 20 tahun silam digagalkan oleh Barcelona di Paris pada edisi 2005/06.
Baca juga: Skenario Arsenal Juara Liga Inggris Pekan Depan, Lengkap Jadwal Sisa Arsenal dan Manchester City
Arsenal bermodalkan statistik pertahanan dan konsistensi yang luar biasa musim ini:
The Unbeaten:
Arsenal merupakan satu-satunya tim yang belum tersentuh kekalahan di Liga Champions musim ini (M11 S3).
Mereka juga menjadi tim pertama dalam sejarah kompetisi yang tidak terkalahkan dalam 14 pertandingan pertama dalam satu edisi.
Baca juga: Skenario Arsenal Juara Liga Inggris Pekan Depan, Lengkap Jadwal Sisa Arsenal dan Manchester City
Memburu Rekor Clean Sheet:
Skuad Meriam London telah mencatatkan 9 kali clean sheet sepanjang musim ini.
Mereka hanya butuh satu laga tanpa kebobolan lagi di final untuk menyamai rekor sepanjang masa milik mereka sendiri (musim 2005/06) dan Real Madrid (musim 2015/16).
Target Double Winner:
Setelah dipastikan mengunci gelar juara Premier League 2025/2026, Arsenal berpeluang menjadi klub Inggris keempat yang sukses mengawinkan gelar liga domestik dan Liga Champions setelah Liverpool, Manchester United, dan Manchester City.
Baca juga: Skuad Timnas Inggris Piala Dunia 2026 Diumumkan, 4 Pemain Arsenal Dipanggil Thomas Tuchel
Sejarah unik juga tercipta di kursi kepelatihan.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah final Liga Champions, kedua manajer berasal dari negara yang sama (Spanyol), namun sama-sama menakhodai klub di luar negara asal mereka.
Mikel Arteta menjadi pelatih Spanyol keempat yang berhasil membawa klub non-Spanyol ke final Liga Champions, mengikuti jejak Rafael Benitez (Liverpool), Pep Guardiola (Manchester City), dan lawannya di final kali ini, Luis Enrique (PSG).
Dengan produktivitas gol PSG yang berada di ambang rekor sejarah, berhadapan dengan organisasi pertahanan Arsenal yang mencatatkan rekor unbeaten terpanjangnya, laga di Puskas Arena dipastikan akan menjadi salah satu final paling taktis dan menarik dalam satu dekade terakhir. (*)